Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim IX, Djoni Sudjatmoko: Momen Bangkitkan Industri Olahraga
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Dede Nana
30 - Jun - 2025, 08:13
JATIMTIMES - Ketua Umum KONI Kota Malang, R Djoni Sudjatmoko sangat yakin dengan potensi atlet Kota Malang bisa saingi Kota Surabaya. Terutama pada pengembangan industri bisnis olahraga.
Djoni mengatakan, Kota Malang saat ini berada di tahap menuju puncak. Terlebih, dengan adanya Porprov IX Jatim 2025 dan Kota Malang menjadi tuan rumah utama. Sehingga, Djoni meyakini kedepan Kota Malang mampu bersaing bahkan menyalip Surabaya dalam urusan industri bisnis olahraganya.
Baca Juga : Hari Kedua Catur Porprov Jatim: Kota Malang Raih 1 Emas, 2 Perak, 3 Perunggu
“Olahraga di Malang harus hidup. Kita sedang mengarah ke industri olahraga. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi potensi besar yang harus digerakkan,” ujar Djoni.
Djoni menyebut bahwa Porprov Jatim tahun ini bukan hanya ajang kompetisi biasa, tetapi momentum penting bagi Kota Malang untuk naik kelas dalam dunia olahraga Jawa Timur. Target yang dipasang bukan sekadar bertahan di papan atas, melainkan mampu melebihi capaian sebelumnya.
“Kita sedang mempersiapkan untuk naik kelas, artinya bisa melebihi target. Kita ingin mepet Surabaya, kalau bisa, selisihnya jangan jauh,” ungkap Djoni.
Ia juga menyoroti performa Kota Surabaya yang tampil sangat strategis dalam mengamankan medali. Menurutnya, Surabaya tidak hanya mengandalkan kekuatan internal, tapi juga mencuri potensi medali dari kabupaten/kota lain. Sementara itu, Kota Malang sudah berhasil mencuri banyak medali dari Surabaya secara langsung.
“Surabaya itu meningkatnya luar biasa. Mereka mencuri dari kota/kabupaten lain, sementara kita justru berhadapan langsung dan berhasil mencuri medali dari Surabaya,” jelas Djoni.
Baca Juga : Dishub Kota Surabaya Tertibkan Parkir di Kawasan RS Adi Husada dan Pasang Rambu Larangan
Djoni menilai bahwa Kota Surabaya sudah menjadikan olahraga sebagai industri yang terstruktur. Kota Malang, menurutnya, juga tengah menuju arah serupa.
“Olahraga di Surabaya sudah jadi industri. Kita pun ke depan harus ke arah sana. Potensi lokal di Malang ini besar, dan harus terus dibakar semangatnya,” tegas Djoni.
“Ini adalah kesempatan kita. Penonton di rumah sendiri tentu lebih banyak, kita bara kan semangatnya, jangan sampai tertinggal jauh," pungkasnya.
