Angin Kencang Rusak Rumah di Singosari Malang
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Nurlayla Ratri
17 - May - 2025, 01:01
JATIMTIMES - Bencana angin kencang terjadi di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (16/5/2025) petang. Dilaporkan, satu rumah warga yang dihuni dua kepala keluarga (KK) rusak pada peristiwa tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut, pemilik rumah yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang tersebut bernama Agus (43).
Baca Juga : Mas Ibin Turun ke Hulu: Pemetaan Masalah Banjir Kota Blitar Mulai dari Akar
"Angin kencang merusak satu rumah di bagian atap kamar dan kamar mandi yang dihuni dua KK dengan tujuh jiwa dan satu balita," terang Sadono, Sabtu (17/5/2025).
Peristiwa angin kencang tersebut terjadi pada Jumat (16/5/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Keesokan paginya, Sabtu (17/5/2025), bencana angin kencang tersebut akhirnya dilaporkan ke BPBD Kabupaten Malang oleh kepala desa setempat.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara perkiraan nilai kerugian Rp 5 juta," ujarnya.
Usai mendapatkan laporan adanya bencana angin kencang, personel gabungan diterjunkan ke lokasi kejadian. Penanganan pasca bencana turut melibatkan BPBD dan PMI Kabupaten Malang, Muspika Singosari, Pemerintah Desa Klampok, sejumlah relawan hingga masyarakat sekitar.
"Tim sudah bergerak ke lokasi untuk pendataan sekaligus penanganan," imbuhnya.
Baca Juga : BMKG Prediksi Hujan Guyur Wilayah Jatim Sepanjang Sabtu 17 Mei
Dari hasil pendataan keterangan yang dihimpun BPBD Kabupaten Malang, sebelum terjadi angin kencang, hujan dengan intensitas sedang terjadi di wilayah Kecamatan Singosari. Hujan pada saat itu juga turut disertai angin kencang.
Pada akhirnya, hujan disertai angin kencang tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. "Personel gabungan dibantu masyarakat sekitar masih melakukan upaya penanggulangan pasca angin kencang. Kondisi cuaca di lokasi kejadian pada saat ini terpantau berawan," pungkas Sadono saat dikonfirmasi disela penanganan bencana, Sabtu (17/5/2025) pagi.
