Haus Berlebihan, Bolehkah Buka Puasa dengan Banyak Minum?
Reporter
Mutmainah J
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
22 - Mar - 2025, 05:41
JATIMTIMES - Setelah berpuasa seharian, rasa haus karena tidak minum seringkali memancing kita untuk mengkonsumsi air dalam jumlah banyak sekaligus. Bahkan, tak jarang kita merasa kembung dan kekenyangan setelahnya, sehingga malah tidak menyantap menu makanan berat yang telah disiapkan.
Tubuh memang sangat membutuhkan asupan air yang cukup apalagi di bulan Ramadan. Namun porsi asupan airnya pun perlu diperhatikan. Alih-alih membuat kita terhidrasi, minum air dalam jumlah banyak sekaligus justru dapat membuat kesehatan kita terganggu. Dan, asupan cairan tersebut tidak terserap oleh tubuh.
Awas Terkena Overhidrasi
Baca Juga : Bolehkah Minum Air Lemon Saat Buka Puasa? Ini Kata Ahli
Menurut dokter spesialis gizi klinik dr Dian Permatasari, MGizi, SpGK mengatakan, Overhidrasi bisa terjadi saat kelebihan cairan yang masuk ke dalam tubuh akan membuat kandungan natrium dalam aliran darah berkurang.
Natrium berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di luar dan di dalam sel tubuh manusia. Saat tubuh kekurangan natrium, maka cairan di luar sel akan masuk ke dalam sehingga menyebabkan sel membengkak.
"Kalau kebanyakan air bisa-bisa terendam, kemudian sesak napas. Kalau sesak napas ya bisa bengkak seluruh tubuh, akibatnya bisa meninggal," jelasnya, dikutip dari detik, Sabtu (22/3/2025).
Oleh sebab itu, dr. Dian menyarankan pasien sakit jantung dan pasien yang memiliki gangguan ginjal agar berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa.
Baca Juga : Warga Malang! Cek Layanan Penukaran Uang Lebaran 2025 di 50 Bank Mulai 24-27 Maret
Selain itu, dr. Dian juga menjelaskan bahwa memenuhi asupan cairan tubuh, cukup dengan mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari tidak terkecuali pada saat puasa. Kebutuhan air putih per hari dapat tercukupi dengan formasi 2-4-2, yaitu 2 gelas pada saat berbuka, 4 gelas setelah berbuka sampai sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur.
Ia juga menyebut sebenarnya kasus overhidrasi jarang sekali terjadi pada orang dewasa yang normal dan sehat. Ia kemudian mengingatkan agar peng konsumsian air cukup disesuaikan dengan kebutuhan tubuh saja.
"Air disesuaikan saja dengan kebutuhan tubuh kita yaitu 30-40 miligram per kilogram berat badan per hari," tutupnya.
