Angkutan Lebaran 2025 Dimulai, 16.296 Penumpang KA Berangkat dari Wilayah Daop 8 Surabaya

21 - Mar - 2025, 08:44

Suasana Stasiun Surabaya Pasar Turi.


JATIMTIMES - Sebanyak 16.296 penumpang kereta api (KA) berangkat dari wilayah KAI Daop 8 Surabaya pada Jumat (21/3/2025) atau hari pertama masa angkutan Lebaran 2025. Sedangkan jumlah penumpang yang turun sebanyak 14.737 pelanggan.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menjelaskan, sebanyak 4.554 pelanggan berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng, 4.858 Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan 3.991 dari Stasiun Malang.

Baca Juga : 49 Ribu Tiket DAMRI Ludes Periode 21 Maret hingga 11 April

 

Dikatakannya bahwa tiket KA jarak jauh periode 21 Maret 2025 sampai 11 April 2025 keberangkatan Daop 8 sampai saat ini terpesan sebanyak 295.278 tiket.

Pada masa arus mudik, diperkirakan jumlah penumpang yang berangkat tertinggi pada tanggal 28 Maret atau H-3, pada tanggal tersebut sebanyak 24.448 tiket telah terjual.

Sedang pada masa arus balik, diperkirakan pada 6 April atau H+1 sementara 14.109 tiket terjual. Data tersebut akan terus bertambah karena pemesanan tiket bisa dilakukan sampai jelang keberangkatan kereta tersebut.

"Para pelanggan didominasi dengan KA tujuan Jakarta, Bandung, Yogyakarta, serta Ketapang. Sedangkan kereta api jarak jauh favorit keberangkatan Daop 8 yaitu KA Airlangga, KA Pasundan, KA Probowangi, dan KA Ambarawa Ekspres," ungkapnya.

Baca Juga : Penyusunan RPJMD Jatim 2025 - 2030 Dikebut, Target Rampung 3 Bulan

 

Luqman menambahkan, apabila tiket KA yang diinginkan telah habis, masyarakat dapat memilih alternatif tanggal keberangkatan, atau menggunakan fitur connecting train yang tersedia pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini akan mengkombinasikan jadwal perjalanan KA yang bersifat persambungan.

Selama masa angkutan Lebaran 2025, setiap harinya KAI Daop 8 Surabaya memberangkatkan 58 KA Jarak jauh, terdiri dari 49 KA jaraj jauh regular dan 9 KA Jarak jauh tambahan. "Total tempat ddudk yang disediakan perhari berjumlah 25.966 tempat duduk", tutup Luqman.


Topik

Transportasi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette