Luar Biasa! Inilah 10 Keutamaan Malam Terakhir Ramadan
Reporter
Mutmainah J
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
20 - Mar - 2025, 01:24
JATIMTIMES - Bulan Ramadan merupakan momen yang paling dinanti oleh umat Muslim karena menawarkan berbagai keistimewaan, terutama dalam hal meraih pahala melalui ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Tidak hanya sekadar menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membersihkan diri dan meningkatkan kualitas spiritual. Sehingga banyak umat Muslim yang berlomba-lomba mencari kebaikan sekaligus pahala agar dilipatgandakan.
Baca Juga : Ayman Raih Beasiswa Penuh dari Kementerian Pendidikan Singapura, Juga Diterima di Australia dan Belanda
Selama 30 hari berpuasa, setiap 10 harinya memiliki keutamaan tersendiri, baik di awal, pertengahan, maupun penghujung Ramadan. Namun, 10 hari terakhir menjadi waktu yang paling istimewa karena menawarkan banyak peluang untuk meraih pahala berlipat ganda dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.
Hal itu merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:
كَانَ رَسُوْلُ اللهً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِيْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِيْ غَيْرِهِ
Artinya: "Pada malam sepuluh terakhir, Rasulullah SAW (lebih) bersungguh-sungguh (untuk beribadah), melebihi kesungguhan pada malam lainnya," (HR Muslim).
Dalam hadis lain dijelaskan soal kesungguhan Rasulullah beribadah di 10 malam terakhir Ramadan:
ي الصحيحين عن عائشة رضي الله عنها قالت: "كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر شد مئزره، وأحيا ليله، وأيقظ أهله"
"Rasulullah SAW ketika memasuki sepuluh terakhir malam Ramadan, beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan (beribadah) malam itu dan membangunkan keluarganya".
Lantas, apa saja keutamaan dan amalan 10 hari terakhir Ramadhan? Berikut penjelasan lengkapnya:
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan
Dilansir dari laman NU online dan sumber lainnya, setidaknya terdapat 10 keutamaan yang terjadi pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Nah, berikut ini daftar keutamaannya:
1. Malam Diturunkannya Al-Qur'an
Keutamaan yang pertama yakni pada 10 hari terakhir bulan Ramadan merupakan momen ketika Allah SWT menurunkan Al-Qur'an. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 185 berikut:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ١٨٥
Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur."
2. Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Pada 10 terakhir bulan Ramadan terdapat malam Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar merupakan malam mulia yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Apabila melakukan amal kebaikan pada malam ini, maka akan dihitung seperti melakukan kebaikan selama seribu bulan. Sebagaimana firman Allah dalam surah al-Qadar ayat 2-3 berikut:
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ
Artinya: "Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?"
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
Artinya: "Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan."
3. Malam Penuh Keberkahan
Pada malam Lailatul Qadar yang terletak pada 10 hari terakhir bulan Ramadan, Allah SWT mengutus para malaikat untuk turun ke Bumi. Para malaikat tersebut membagi-bagikan rahmat serta keberkahan bagi manusia yang beribadah dengan sungguh-sungguh di malam itu.
Maka dari itu, pada 10 hari terakhir bulan Ramadan juga disebut malam penuh keberkahan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Dukhan ayat 3-5 berikut ini:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ ٣
Artinya: "Sesungguhnya Kami (mulai menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatulqadar). Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan."
فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ ٤
Artinya: "Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah."
4. Malam Kesejahteraan
Malam Lailatul Qadar menjadi malam yang sangat indah bagi umat muslim. Sebab di dalamnya umat muslim tidak hanya mendapatkan keberkahan, tetapi juga kesejahteraan.
Sebagaimana firman Allah SWT al-Qadar ayat 5 berikut:
اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْۙ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ ٥
Artinya: "Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."
5. Malam Penuh Ampunan
Baca Juga : 12 Hari Operasi Pekat Semeru 2025, Polres Batu Ungkap 17 Kasus Amankan 19 Tersangka
Pada malam Lailatul Qadar di 10 terakhir Ramadan juga merupakan malam penuh ampunan. Disampaikan oleh Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Barangsiapa menegakkan salat pada malam Lailatul Qadar atas dorongan iman dan mengharap balasan (dari Allah), diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu." (H.R Al Bukhari, An Nasa'i, dan Ahmad).
Seseorang yang bertaubat dan berdoa maka dosa-dosa di masa lalunya akan diampuni oleh Allah SWT. Sebab pada malam itu Allah SWT membukakan pintu ampunan dengan lebar.
6. Malaikat-malaikat Turun ke Bumi
Pada malam Lailatul Qadar malaikat Jibril dan yang lainnya turun ke bumi membawa rahmat, keberkahan, serta kesejahteraan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Qadar ayat 4 berikut:
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤
Artinya: "Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan."
Maka dari itu, di malam ini umat muslim dianjurkan untuk berdoa di malam-malam ganjil sepuluh terakhir Ramadan.
7. Malam Penuh Kebaikan
Masih pada keutamaan malam Lailatul Qadar di 10 hari terakhir Ramadan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa malam tersebut penuh dengan kebaikan. Seperti yang diriwayatkan Ibnu Majah berikut ini:
"Sesungguhnya bulan Ramadan ini telah menghampiri kalian. Dan di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang terhalang dari menjumpainya, maka sungguh dia telah terhalang dari seluruh kebaikan. Dan tidaklah terhalang dari menjumpainya kecuali orang-orang yang merugi."
Dari hadis tersebut, Rasulullah SAW menunjukkan bahwa malam tersebut seluruh kebaikan diperuntukkan bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam beribadah. Sementara bagi yang menghiraukan malam tersebut akan menjadi orang-orang yang merugi.
8. Pintu Langit Dibuka
Pada bulan Ramadan termasuk 10 hari terakhirnya, Allah SWT membukakan pintu-pintu langit. Dengan begitu, para malaikat juga akan turun ke Bumi.
Sebagaimana hadis riwayat An-Nasai berikut ini:
"Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan yang diberkahi, Allah Ta'ala wajibkan kalian untuk berpuasa padanya, dibukakan padanya pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka Jahim, dan dibelenggu setan-setan yang membangkang. Pada bulan tersebut, Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (seseorang beribadah selama itu). Barangsiapa terhalang dari kebaikannya, sungguh ia orang yang terhalang (dari seluruh kebaikan)"
9. Pintu Neraka Ditutup
Keistimewaan selanjutnya yang ada di dalam 10 terakhir bulan Ramadan yakni ditutupnya pintu neraka. Termasuk pada malam Lailatul Qadar pintu neraka ditutup dan hanya dipenuhi dengan kebaikan-kebaikan.
Umat muslim dianjurkan untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allah SWT pada malam ini. Hal tersebut dilakukan agar mereka disejukkan hatinya dan dipenuhi keberkahan.
10. Pahala Dilipatgandakan
Segala amalan yang dikerjakan pada bulan Ramadan termasuk 10 hari terakhirnya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Bahkan hingga tujuh ratus kali lipat.
Sebagaimana hadis riwayat Muslim dan Bukhari berikut ini:
"Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta'ala berfirman (yang artinya), "Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi."
Amalan yang akan dilipatkan gandakan itu bisa berupa salat sunnah, membaca al-Qur'an, hingga perbuatan-perbuatan kebaikan lainnya.
Demikian penjelasan lengkap mengenai 10 keutamaan malam terakhir Ramadan. Semoga dengan tahunya keutamaan pada 10 malam terakhir Ramadan ini menjadikan kita pribadi yang lebih taat dan memanfaatkan bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya. Semoga bermanfaat!
