Panduan Lengkap Salat Lailatul Qadar: Niat, Waktu, dan Tata Cara

18 - Mar - 2025, 06:46

Ilustrasi salat Lailatul Qadar. (Foto: Shutterstock)


JATIMTIMES - Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan, lebih baik daripada seribu bulan atau sama dengan 83,3 tahun. Maka, satu saja ibadah pada malam lailatul qadr sama dengan beribadah 83 tahun tanpa putus, bahkan lebih baik. 

Oleh karenanya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam ini, termasuk dengan melaksanakan salat sunnah Lailatul Qadar. Berikut ini panduan lengkap niat, waktu, dan tata cara salat Lailatul Qadar. 

Baca Juga : Messi Absen dari Timnas Argentina untuk Hadapi Uruguay dan Brasil

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Qadr ayat 1-5: 

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ 

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr [97]: 1-5) 

Keistimewaan ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah di malam Lailatul Qadar, salah satunya dengan melaksanakan salat sunnah Lailatul Qadar. 

Menurut kitab Durratun Nasihin fil Wa'zhi wal Irsyad, sebagaimana dikutip NU Online, seseorang yang melaksanakan salat sunnah Lailatul Qadar akan mendapatkan ampunan dosa, termasuk untuk kedua orang tuanya. 

Selain itu, Allah SWT mengutus malaikat untuk menanam pohon, membangun istana, dan menggali sungai di surga bagi orang yang menjalankan ibadah ini. 

Mayoritas ulama Mazhab Syafi'i meyakini bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan. Bahkan, jika seseorang bernazar untuk melaksanakan salat pada malam tersebut, maka ia diwajibkan menunaikannya setiap malam di 10 hari terakhir Ramadan. Hal ini dijelaskan dalam Mughnil Muhtaj ila Ma'rifati Ma'ani Alfazhil Minhaj

لو نذر الصلاة ليلة القدر لزمه أن يصلي تلك الصلاة في جميع ليالي العشر لأجل الإبهام 

Artinya: "Seandainya seseorang bernazar untuk melakukan salat sunnah pada malam Lailatul Qadar, maka ia wajib menunaikan salat tersebut setiap malam pada 10 terakhir Ramadan karena samar (pada malam ke berapa Lailatul Qadar berada)." (Mughnil Muhtaj, Juz IV, Halaman 483) 

Waktu Pelaksanaan Salat Lailatul Qadar

Salat Lailatul Qadar dapat dilakukan setelah salat Isya dan Tarawih hingga menjelang Subuh, dengan waktu terbaik sekitar pukul 3 dini hari. Sementara itu malam Lailatul Qadar terjadi pada hari ganjil pada 10 malam terakhir Ramadan atau tahun ini jatuh pada 21, 23, 25, 27, 29 Maret 2025.  

Niat Salat Lailatul Qadar

Sebelum melaksanakan salat ini, niat harus dibacakan sebagai berikut:
1. Niat Salat 2 Rakaat
أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى
"Ushalli sunnatan fi lailatul qadri rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahita'ala."
Artinya: "Saya niat salat sunah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

2. Niat Salat 4 Rakaat
أُصَلِّى سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالٰى
"Ushalli sunnata lailatil qadri arba'arakaatin lillahi ta'aalaa."
Artinya: "Saya niat salat sunah Lailatul Qadar empat rakaat karena Allah Ta'ala."

Jika salat dilakukan berjamaah, tambahkan lafal "imaman/makmuman" sebelum "lillahi ta'aalaa"

Tata Cara Salat Lailatul Qadar
Salat sunnah ini dapat dilakukan dalam dua atau empat rakaat. Berikut tata cara pelaksanaan untuk dua rakaat:
- Rakaat pertama: 
• Membaca Surat Al-Fatihah
• Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali
- Rakaat kedua: 
• Membaca Surat Al-Fatihah
• Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali
- Setelah salam: 
• Membaca istighfar sebanyak 70 kali
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi
Artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya.

Doa Setelah Salat Lailatul Qadar
Setelah salat, umat Islam dianjurkan membaca doa Lailatul Qadar. Dalam hadis riwayat Imam At-Tirmidzi, Sayyidah Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW: 

"Wahai Rasulullah, jika aku bertemu dengan malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?"
Rasulullah SAW menjawab: 

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī 

Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku." 

Dalam riwayat lain yang diriwayatkan oleh lima Imam Hadis kecuali Abu Dawud, redaksinya sedikit berbeda:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī 

Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku.

Jika doa dibaca dalam keadaan berjamaah, lafal "annī" bisa diganti dengan "annā"

Baca Juga : Berbagi Keberkahan Ramadan, Rumah Sedekah NU Buka Bersama Paguyuban Pemijat Tuna Netra

Itulah panduan lengkap salat lailatul qadar, mulai dari niat, waktu, dan Tata caranya. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu untuk mengamalkan ibadah di malam Lailatul Qadar dalam Ramadan 2025.


Topik

Agama, Lailatul Qadar, Malam Lailatul Qadar, Keutamaan Lailatul Qadar,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette