Nadin Amizah Rilis Album Baru, Ulik Neraka lewat Lagu Reservasi Untuk Dua

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

30 - Aug - 2026, 06:33

Poster album Nadin Amizah berjudul Laika, Yang Ditinggalkan. (Foto: istimewa)


JATIMTIMES - Nadin Amizah resmi merilis album penuh ketiganya, ‘Laika, Yang Ditinggalkan’. Album yang dinaungi label Sorai itu dirilis pada 28 Agustus 2026.

Sejumlah lagu dalam album tersebut langsung mendapat perhatian pendengar. Salah satunya ‘Reservasi Untuk Dua’ yang ramai dibicarakan di media sosial karena liriknya dianggap cukup menyayat dan berbeda dari bayangan sebagian pendengar terhadap karya Nadin setelah menikah.

Baca Juga : 5 Drama Korea Terpopuler Agustus 2026 dan Rating Tembus 10 Persen, Wajib Ditonton Akhir Pekan Ini

Respons terhadap lagu tersebut bermunculan di media sosial. Bahkan, penyanyi Sal Priadi ikut memberikan reaksi setelah mendengarkan salah satu lagu dalam album itu.

Sal Priadi menanggapi lagu ‘Reservasi Untuk Dua’ dengan singkat, "gendeng".

Komentar warganet juga tak kalah ramai. 

"berjumpa dineraka? barangkali durhakaku karna salahnya dirimu, maka tuhan berikan sedikit keringanan padaku dan kulambaikan tangan selamat tinggal padamu," tulis akun @ndaaa.rmndni.

Ada pula yang mengaku sempat mengira lagu-lagu Nadin setelah menikah akan lebih banyak bercerita tentang romantisme.

"ku kira habis nikah lagunya bakal romantis, ternyata plot twists anjirrr sakittt bgttt cokk," tulis akun aniiksw_.

Siapa Laika?

Judul album terbaru Nadin merujuk pada Laika, seekor anjing betina yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa dalam sebuah misi yang hanya memiliki satu arah.

Kisah Laika kemudian menjadi bagian penting dari konsep album tersebut. Nadin melihat sosok Laika sebagai makhluk yang awalnya mengharapkan kasih sayang, tetapi pada akhirnya justru dimanfaatkan manusia.

“Kisah Laika menginspirasiku. Banget. Aku membayangkan Laika lahir ke dunia mendambakan kasih, dirawat, mendapatkan cinta yang ia kira selamanya, namun di akhir cerita, Laika hanyalah sebuah alat untuk memuaskan keangkuhan manusia.” ungkap Nadin, dalam rilis yang diterima JatimTIMES, Minggu (30/8/2026). 

Album ini berisi 11 trek. Benang merahnya adalah yearning, yakni perasaan ingin memiliki tempat untuk pulang kepada seseorang atau sesuatu.

Nadin mengaitkan perasaan tersebut dengan sosok anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah.

“Di mataku, Laika adalah sosok yang mendambakan sesuatu yang tak pernah cukup, menginginkan kasih yang tak datang, dan permohonan yang akhirnya berubah jadi amarah,” tutur Nadin.

Salah satu lagu yang mencolok adalah ‘Reservasi Untuk Dua’. Lagu tersebut memuat lirik yang cukup keras, termasuk kata "durhaka" dan "neraka".

Salah satu bagiannya berbunyi:
“Dan jika neraka tempatku durhaka / ku yakin kau juga ku temu di sana.”

Menurut Nadin, kata-kata seperti neraka dan durhaka dalam lagu tersebut bukan sekadar ungkapan kebencian. Ada rasa sakit seorang anak yang berada di baliknya.

Hal itu kemudian ditegaskan melalui bagian lirik:
Jangan salah, yang sedang kau lihat bukan benci hanya perih
Yang terlalu lama membekas, mengeras 
Menjadi marah yang tak punya jalan untuknya keluar

Bagi Nadin, karya yang dibuatnya banyak berangkat dari cara ia melihat berbagai hal di sekitarnya.

“Karya-karyaku selalu berasal dari pemrosesan diriku sendiri, terutama dalam melihat sesuatu,” terangnya.

Ia juga tidak menganggap dirinya sebagai wakil suara masyarakat ataupun sosok yang datang untuk menyelamatkan orang lain.

Baca Juga : Bukan di Jalan, Meriahnya Karnaval Kemerdekaan Digelar di Matos hingga Rooftop

“Enggak lah. Aku juga manusia biasa, yang kebetulan menyaksikan begitu banyak ketidakberesan di sekitarku,” jelasnya.

Ia kemudian merangkum pendekatannya dalam berkarya dengan kalimat sederhana.

“Ini tuh seesederhana: aku merasakan sakit yang kamu rasakan.” ungkapnya. 

Album ‘Laika, Yang Ditinggalkan’ dikerjakan bersama banyak musisi. Nadin melibatkan 10 produser untuk menggarap 11 lagu di dalam album tersebut.

Beberapa nama yang terlibat antara lain Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Otta Tarega, hingga Feby Putri.

Nadin mengatakan dirinya sudah memiliki gambaran mengenai warna musik setiap lagu sejak proses penulisan.

“Bahkan sejak proses songwriting, aku sudah punya bayangan gimana tata soniknya. Termasuk orang-orang yang bisa menciptakannya dengan maksimal,” kata Nadin.

Kerja bersama banyak produser itu membuat warna musik di album ini cukup beragam. Nadin juga mencoba sejumlah hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

“Sebagai seniman, aku selalu ingin eksplor. Ingin melakukan hal-hal yang belum pernah kulakukan,” terang pelantun ‘Rumpang’ itu.

Meski begitu, masih ada satu hal yang belum berhasil diwujudkannya. “Yang belum kesampaian: produce laguku sendiri. Semoga segera ya.” jelasnya. 

Sebelum album dirilis penuh, Nadin lebih dulu memperkenalkan ‘Moonlight’ sebagai single.
Lagu tersebut cukup berbeda karena menggunakan lirik berbahasa Inggris. Eksplorasi bahasa Inggris juga muncul dalam lagu ‘Take Him To The Moon For Me’.

Sementara pada ‘Laika, Kau Mudah Dicinta’, Nadin menggunakan perpaduan bahasa atau code-switching.

Album ini menjadi rilisan penuh ketiga Nadin setelah ‘Selamat Ulang Tahun’ dan ‘Untuk Dunia, Cinta & Kotornya’.

Jarak perilisan album ketiga ini mencapai sekitar tiga tahun dari album sebelumnya. Bagi Nadin, album bukan sekadar kumpulan lagu.

“Bagiku album tuh kayak buku. Dia memuat visi artistikku sebagai seniman. Jadi aku harus hati-hati dalam mempresentasikannya.” ujarnya. 

Berikut daftar lagu dalam album ketiga Nadin Amizah:
1. Pesan Digital Seekor Anjing Dari Luar Angkasa
2. Moonlight
3. Kematian, Jika Aku Jadi Kekasihnya
4. Reservasi Untuk Dua
5. Tamu Berwajah Itu
6. Amarah
7. Putih Merana
8. Take Him To The Moon For Me
9. Ditemukan Sebuah Bangkai
10. Langit Melepas Hujan
11. Laika, Kau Mudah Dicinta. 


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya, nadin, sorai, reservasi untuk dua, laika,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette