Konsolidasi di Jatim, Nama Tri Rismaharini Kembali Mengemuka sebagai Calon Gubernur
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Yunan Helmy
23 - Aug - 2026, 07:04
JATIMTIMES - PDIP Jatim menggelar konsolidasi partai di Kota Surabaya, Minggu (23/8). Konsolidasi ini dihadiri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri.
Turut hadir juga Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto serta Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah.
Saat konsolidasi, Ketua Umum DPP PDIP Megawati memberikan sambutan secara internal selama sekitar dua jam. Dan itu dilakukan secara tertutup termasuk dari awak media.
Sementara itu, dalam sambutannya, Said Abdullah menyampaikan bahwa DPD PDI Perjuangan Jawa Timur saat ini sudah memiliki dashboard serta IT sendiri. "Dan di setiap mana kami punya kekuatan, namanya, alamatnya, di mana kami punya kekuatan, di mana kami belum kuat, dan di mana kami masih lemah. Datanya kami sudah punya untuk menghadapi 2029," ujarnya.
Kemudian Said juga mengatakan jika seluruh anggota DPR RI serta DPRD provinsi yang reses akan mendapat surat cinta dari DPD. "Di mana resesnya, kabupaten mana resesnya, kelurahan mana resesnya, karena itu bagian dari evaluasi untuk sekaligus menuju kemenangan di 2029," kata dia.
Sebab itu, pada tahun 2029 mendatang Said menargetkan PDIP tak hanya menang dalam gelaran legislatif saja, tapi juga menang di gelaran eksekutif. "Sudah waktunya PDI Perjuangan Jawa Timur punya gubernur Jawa Timur. Merdeka!," imbuhnya.
Sementara itu, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristyanto juga mencitakan hal yang sama. "Ya, itu sebagai suatu cita-cita politik. Karena ditinjau dari peta politik yang ada, secara konsisten elektoral PDI Perjuangan itu mengalami kenaikan terus-menerus," kata dia.
Menurut dia, partai harus membangun optimisme, termasuk di dalam menetapkan target-target perolehan kursi pada pemilu yang akan datang. "Kalau kita lihat di dalam demokrasi yang terkonsolidasi, maka ada calon-calon yang muncul dari kepala daerah. Kami punya 12 kepala daerah," bebernya.
Hasto menambahkan ada juga calon gubernur yang bisa muncul dari anggota DPR RI. "Kami punya anggota DPR RI yang cukup signifikan, sekitar 19 dari Jawa Timur. Kemudian partai juga melakukan pendidikan politik dan rekrutmen secara terbuka," lanjut Hasto.
Soal nama Tri Rismaharini, Hasto menjelaskan dahulu direkrut dari kalangan ASN. "Yang menggembleng kepemimpinannya dan kemudian bertemu dengan Ibu Mega dan diberikan ruang untuk menjadi wali kota dua periode dan sangat berhasil. Kemudian menjadi menteri sosial, dan sekarang menjadi ketua DPP Bidang Penanggulangan Bencana," imbuhnya.
