Tak Punya Uang untuk S3, Bupati Situbondo Jual Rumah Pribadi Rp1,5 Miliar

Editor

A Yahya

22 - Aug - 2026, 12:46

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat mempromosikan rumahnya untuk dijual di Sosmed Pribadinya. (Screenshot tiktok masrio.bupatiku)


JATIMTIMES – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memilih langkah tak biasa untuk mewujudkan keinginannya melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral atau S3. Ia berencana menjual salah satu rumah pribadinya yang berada di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Rumah tersebut berada di Perumahan Taman Kampus C-6 Nomor 17, Kecamatan Sumbersari, Jember. Properti dengan luas sekitar 430 meter persegi itu ditawarkan dengan harga sekitar Rp1,5 miliar.

Baca Juga : Demokrat Situbondo Tegaskan Dukungan ke Emil Dardak

Keputusan menjual rumah tersebut bukan karena Mas Rio, sapaan akrab Yusuf Rio Wahyu Prayogo, ingin membeli rumah baru maupun mengejar kemewahan. Aset pribadi itu justru hendak dialihkan untuk membiayai pendidikan.

Rencana tersebut disampaikan Mas Rio saat berada di rumahnya di Jember, Sabtu (22/8/2026). Ia secara terbuka mengungkapkan bahwa rumah tersebut memang tengah dipersiapkan untuk dijual.  Saya sedang ada di rumah Jember, ini rumah mau dijual dengan luas 430," kata Mas Rio.

Di balik keputusan tersebut terdapat alasan sederhana. Mas Rio mengaku membutuhkan biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S3. Karena belum memiliki cukup uang untuk membiayainya, ia memilih memanfaatkan aset pribadi yang dimilikinya.

Bagi Mas Rio, menjual rumah menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan rencana akademiknya. Alih-alih menunggu memiliki dana yang cukup, ia memilih mengubah aset yang dimiliki menjadi biaya pendidikan.

Menariknya, uang hasil penjualan rumah itu nantinya tidak hanya digunakan untuk kepentingan pendidikan dirinya sendiri. Mas Rio mengatakan sebagian dana juga akan diperuntukkan membantu sejumlah rekannya yang ingin melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral.

"Yang mau beli bekas rumahnya Bupati ini, duitnya nanti buat sekolah buat S3. Tidak cuma buat saya, tapi juga beberapa teman-teman yang saya tanggung biaya kuliah-nya," ungkapnya.

Keputusan tersebut menjadi cerita tersendiri di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah. Di satu sisi, Mas Rio harus menjalankan berbagai tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Situbondo. Di sisi lain, ia masih memiliki keinginan untuk mengembangkan kapasitas akademiknya.

Baca Juga : Michael Edy Dorong Kader Demokrat Situbondo Tak Hanya Aktif Saat Pemilu dan Tekankan Pendidikan Politik

Jika rumah tersebut berhasil terjual sesuai harga yang ditawarkan, sekitar Rp1,5 miliar akan berpindah menjadi sumber pembiayaan pendidikan. Rumah yang selama ini menjadi aset pribadi itu pun akan memiliki fungsi baru melalui hasil penjualannya.

Mas Rio tampaknya ingin menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk sejumlah orang di sekitarnya yang akan dibantu melanjutkan pendidikan.

Rumah boleh berganti pemilik. Namun, dari keputusan tersebut ada ilmu dan pendidikan yang ingin dikejar. Bagi Mas Rio, hasil penjualan aset pribadi itu diharapkan dapat memberikan manfaat yang jauh lebih panjang melalui pendidikan.

Langkah tersebut juga memperlihatkan sisi personal seorang kepala daerah yang tetap memiliki ambisi akademik di tengah aktivitasnya memimpin pemerintahan. Pendidikan S3 menjadi tujuan, sementara rumah pribadi dipilih sebagai salah satu jalan untuk mewujudkannya.


Topik

Peristiwa, yusuf rio wahyu prayogo, bupati situbondo, mas rio,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette