Haul Masyayikh Nusantara 2026 di Situbondo Dongkrak Ekonomi, 100 UMKM Raup Omzet Total Ratusan Juta Rupiah
Reporter
Wisnu Bangun Saputro
Editor
Dede Nana
19 - Jul - 2026, 07:18
JATIMTIMES - Pelaksanaan Haul Masyayikh Nusantara 2026 bersama Jama'ah Sholawat Nariyah Ittisholana, Minggu (19/7/2026) tidak hanya menjadi momentum spiritual yang dihadiri ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Situbondo.
Ribuan jamaah yang memadati kawasan acara sejak Sabtu malam hingga Minggu siang membuat aktivitas perdagangan di sekitar lokasi berlangsung sangat ramai. Berbagai lapak makanan, minuman, hingga produk oleh-oleh diserbu para pengunjung.
Baca Juga : Gelapkan Motor Milik Keluarga, Pelaku Diamankan Polisi
Koordinator UMKM sekaligus Pemuda Penggerak UMKM, Kadari, mengatakan panitia melibatkan sekitar 100 pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi dalam kegiatan Haul Masyayikh Nusantara tahun ini.
Menurutnya, seluruh stan yang disediakan dipenuhi pembeli sejak malam pertama pelaksanaan acara. Tingginya antusiasme jamaah membuat para pedagang hampir tidak memiliki waktu beristirahat karena terus melayani pembeli.
"Dari sekitar 100 pelaku UMKM yang ikut berjualan, total omzet yang berhasil diraih diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta dalam sehari semalam, mulai Sabtu malam hingga Minggu siang," ujar Kadari.
Ia menjelaskan, angka tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan berskala nasional mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kehadiran jamaah dari berbagai daerah menjadi peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan.
Tidak hanya pedagang makanan dan minuman, sejumlah pelaku usaha lainnya seperti penjual cendera mata, pakaian muslim, hingga produk khas Situbondo juga merasakan peningkatan penjualan selama acara berlangsung.
Kadari menilai, kolaborasi antara kegiatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu konsep yang perlu terus dikembangkan. Selain memperkuat syiar Islam, kegiatan seperti Haul Masyayikh Nusantara juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Ia berharap pelaksanaan Haul Masyayikh Nusantara pada tahun-tahun mendatang dapat terus memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM lokal agar semakin banyak pelaku usaha yang merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.
Baca Juga : Musim Kemarau Picu Kebakaran Lahan di Kota Batu, BPBD Minta Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan
"Semoga kegiatan ini terus menjadi agenda besar yang tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi berkah bagi para pelaku UMKM dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Situbondo," harap Kadari.
Sementara itu Didik, salah satu pelaku UMKM yang turut merasakan keberkahan Haul Masyayikh Nusantara 2026 menyampaikan rasa syukurnya karena dapat kesempatan berjualan dalam kegiatan tersebut. Baginya Haul Masyayikh Nusantara 2026 benar-benar membawa keberkahan untuk dirinya dan keluarga.
"Saya jualan makanan tradisional lupis mas, sangat merasakan keberkahan, hanya berjualan lupis bisa laku banyak, kalau omset biasanya hanya sehari dapat Rp100 ribu atau Rp200 ribu ini bisa sampai Rp 2juta sehari semalam," ujarnya.
Didik dan pedagang lain berharap acara serupa dapat sering diadakan, karena bagi mereka kedatangan dari jama'ah luar kota Situbondo dan berkumpul di satu tempat benar-benar membawa manfaat untuk perekonomian mereka.
Melihat besarnya perputaran ekonomi yang terjadi selama pelaksanaan Haul Masyayikh Nusantara 2026, kegiatan ini kembali membuktikan bahwa agenda keagamaan tidak hanya memberikan manfaat spiritual bagi para jamaah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan pendapatan para pelaku UMKM lokal.
