Kementerian HAM RI Kanwil Jatim Gandeng Pemkab Gelar sosialisasi Penguatan Kapasitas HAM Bagi Masyarakat Kabupaten Kediri

Reporter

Bambang Setioko

Editor

A Yahya

22 - Apr - 2026, 08:21

Kepala Kantor wilayah kemenham Jatim, Toar R. E. Mangaribi ketika menyampaikan materi "Penguatan Kapasitas HAM Bagi Masyarakat Kabupaten Kediri", yang berlangsung di Hotel Grand Surya, Rabu (23/4/2026). Foto : (Bams Setioko/JatimTIMES)


JATIMTIMES – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Jawa Timur menggelar sosialisasi "Penguatan Kapasitas HAM Bagi Masyarakat Kabupaten Kediri" yang berlangsung di Hotel Grand Surya, Rabu (23/4/2026).

​Kepala Kantor Wilayah Kemenham Jatim, Toar R. E. Mangaribi, mengungkapkan bahwa dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Kediri dipilih menjadi lokasi perdana pelaksanaan program tahun ini. Hal tersebut didasarkan pada komitmen pemerintah daerah dalam melakukan langkah preventif terhadap potensi gesekan sosial.

Baca Juga : Bapenda Kabupaten Malang Gelar BMW di Desa Pondokagung Kasembon, Transaksi PBB Capai Rp 33 Juta

​"Kediri adalah salah satu prioritas kami. Kami melihat Pemerintah Kabupaten Kediri sangat respek dan memiliki program mitigasi yang baik untuk mencegah 'percikan-percikan' konflik di masyarakat. Kami lebih memilih mencegah daripada memadamkan kebakaran," ujar Toar dalam keterangannya.

​Meski kondisi Jawa Timur secara umum tergolong kondusif, Toar menekankan pentingnya pemetaan wilayah, khususnya di zona selatan. Fokus utama diberikan pada penguatan toleransi antarumat beragama serta pencegahan potensi konflik antar-perguruan silat guna memastikan isu-isu lama tidak kembali menjadi beban sosial baru.

​Selain aspek sosial, Kemenham Jatim juga mendorong kewaspadaan terhadap pelanggaran HAM di sektor pelayanan publik, seperti diskriminasi di bidang pendidikan maupun kesehatan. Sebagai langkah konkret, masyarakat kini dapat mengakses kanal pengaduan secara langsung.

​"Jika ada dugaan diskriminasi di layanan kesehatan atau pendidikan, masyarakat bisa melapor melalui call center atau memindai barcode pengaduan yang telah kami sediakan. Kami berkomitmen melindungi hak masyarakat secara luas," tegasnya.

​Hadir mewakili Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Kabupaten Kediri sebagai lokasi penguatan kapasitas ini. Ia menegaskan bahwa sikap saling menghargai adalah kunci utama stabilitas daerah.

Baca Juga : Peringati Hari Bumi 2026, DPRD Kabupaten Blitar Ajak Warga Rawat Lingkungan Lewat Aksi Nyata

​"Kadang konflik terjadi karena percikan kecil, seperti ego yang besar atau merasa lebih tinggi. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama hingga organisasi masyarakat—bisa menyadari bahwa perbedaan adalah anugerah yang membuat semuanya indah," tutur Mbak Dewi, sapaan akrab Wakil Bupati.

​Mbak Dewi juga menyoroti kondisi kerukunan antar-perguruan silat di Kediri yang saat ini kian membaik. Ia berharap edukasi HAM ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, melainkan mampu meresap ke dalam perilaku sehari-hari seluruh elemen masyarakat demi menjaga iklim kondusif yang sudah terjaga.

​Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk perwakilan perguruan pencak silat, organisasi pengacara, pemuka agama, serta awak media.


Topik

Pemerintahan, kemenham, toar re mangaribi, wabup kediri, hanindito himawan pramana,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette