Tertib, Setoran Pajak KAI Daop 8 ke Pemkot Surabaya Tahun 2024 Capai Rp 32 Miliar

06 - Mar - 2025, 09:43

Suasana Stasiun Surabaya Gubeng.


JATIMTIMES - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah dengan membayar pajak. KAI Daop 8 Surabaya tertib melaksanakan kewajiban perpajakannya setiap tahun.

Pada tahun 2024, total pajak atas aset KAI yang dibayarkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencapai Rp 32 miliar, tepatnya Rp 32.053.482.208,-. Setoran tersebut meliputi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Baca Juga : Soal Balap Liar di Kota Malang, Moreno Soeprapto: Pemkot Malang Harus Bisa Ubah jadi Prestasi

Apabila dirinci untuk pembayaran pajak pada Pemkot Surabaya pada 2024 terdiri dari PBB 2024 senilai Rp 1.955.210.069,- dan  sebesar Rp 30.098.272.139,- untuk BPHTB 2024. Sementara itu, pembayaran pajak di tahun 2023 senilai Rp 27.675.859.674,- yang terdiri dari PBB 2023 senilai Rp 3.668.510.517,- dan Rp 24.007.349.157,- untuk BPHTB 2023.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan pembayaran pajak ini merupakan wujud dari tanggung jawab KAI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung perekonomian daerah. Dengan membayar pajak, KAI berkontribusi pada pendapatan daerah yang dapat digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan.

"KAI sangat peduli dengan pembangunan daerah dan selalu berkomitmen untuk mendukungnya. Pembayaran pajak ini merupakan salah satu wujud dari komitmen kami," ungkapnya, Kamis (6/3/2025).

Pembayaran pajak KAI ini juga merupakan wujud dari transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam mengelola keuangan. KAI berharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembayaran pajak.

Baca Juga : Luas Panen Padi 2024 di Jatim Susut 0,08 Juta Hektar, Diperkirakan 2025 Naik

KAI juga terus berkomitmen untuk menjaga dan mengoptimalkan aset negara yang diamanahkan pemerintah. Langkah ini tidak hanya mendukung kemajuan transportasi, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan besar yang sejalan dengan program Asta Cita untuk membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

"Dengan demikian, KAI terus berkontribusi pada pembangunan daerah dan mendukung perekonomian nasional," tutup Luqman Arif.


Topik

Ekonomi, KAI Daop 8, Surabaya, Luqman Arif, pajak,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette