Wabup Malang Lathifah Tegaskan Penyelenggaraan Pendidikan Selama Ramadan Ikut Pemerintah Pusat

24 - Feb - 2025, 06:54

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat memberikan sambutan pada pembukaan pengajian daerah Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang di gedung SMK 1 Muhammadiyah Kepanjen, Minggu (23/2/2025). (Foto: Dok. Prokopim Kabupaten Malang)


JATIMTIMES - Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menegaskan, bahwa penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Malang selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah akan mengikuti petunjuk pelaksanaan dari pemerintah pusat. 

"Kita mengikuti dari pusat. Dari jadwal penyelenggaraan pendidikan (selama bulan suci Ramadan 1446 hijriah) kita mengikuti dari pusat," tegas Lathifah kepada awak media.

Baca Juga : Lewat P5RA, MTsN 2 Kota Malang Perkuat Karakter Positif Siswa di Era Digitalisasi

Mantan Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan ini mengatakan bahwa untuk kebijakan penyelenggaraan pendidikan selama bulan suci Ramadan 1446 hijriah akan dilakukan rapat koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. 

"Kami akan koordinasikan nanti dengan para guru supaya pembelajarannya menyenangkan selama bulan Ramadan," tutur Lathifah. 

Sementara itu, pemerintah pusat secara resmi telah menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri pada Senin (20/1/2025). Yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian. 

Di dalam SEB tiga menteri tersebut terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan oleh seluruh pihak penyelenggara pendidikan di Indonesia. Yakni pertama, pada tanggal 27 dan 28 Februari 2025 serta tanggal 3, 4 dan 5 Maret 2025 kegiatan pembelajaran dilakukan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat, sesuai penugasan dari sekolah atau madrasah atau satuan pendidikan keagamaan.

Kedua, pada tanggal 6 sampai 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah atau madrasah atau satuan pendidikan keagamaan. Selain kegiatan pembelajaran, para murid diharapkan dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama.

Selanjutnya, bagi murid yang beragama Islam dianjurkan untuk melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur'an, pesantren kilat, kajian ke-Islaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia. Sementara bagi murid yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Baca Juga : Prediksi BMKG dan BRIN soal Hilal Awal Ramadan 2025

Ketiga, pada tanggal 26, 27, dan 28 Maret 2025 serta tanggal 2, 3, 4, 7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idul Fitri bagi sekolah atau madrasah atau satuan pendidikan keagamaan. Selama libur ldul Fitri, para murid diharapkan dapat melaksanakan silaturrahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan serta persatuan.

Keempat, kegiatan pembelajaran di sekolah atau madrasah atau satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada tanggal 9 April 2025. Selain itu, SEB tersebut juga memberikan arahan bagi pemerintah daerah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, dan kepada orang tua untuk dapat menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk menjadi pedoman oleh sekolah.

Untuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama diminta untuk menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk dipedomani madrasah atau satuan pendidikan keagamaan. Lalu untuk para orang tua diimbau untuk membimbing dan mendampingi para murid dalam melaksanakan ibadah serta memantaunya saat melaksanakan kegiatan belajar mandiri.


Topik

Pemerintahan, Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, ramadan, jadwal sekolah,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette