Viral Insiden Pemukulan di Turnamen Bola Basket Pelajar, DPP Perbasi Turun Tangan

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

20 - Feb - 2025, 08:14

Insiden pemukulan pada turnamen basket di Bogor (foto: tangkapan layar video)


JATIMTIMES - DPP Perbasi menanggapi serius insiden pemukulan yang terjadi dalam salah satu turnamen bola basket di Bogor. Mirisnya, insiden yang terjadi itu dilakukan atlet pelajar. 

Ketum DPP Perbasi Budisatrio Djiwandono menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk menjaga integritas dan kehormatan dunia basket Indonesia. 

Baca Juga : Pendaftaran Pendamping Garuda untuk Laga Timnas Indonesia Vs Bahrain Sudah Dibuka, Begini Syarat Pendaftarannya

Pada kasus kekerasan pada atlet pelajar ini, DPP Perbasi dengan tegas mengutuk segala bentuk kekerasan dan tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang mencederai nilai-nilai sportivitas dan fair play dalam pertandingan. “Tidak ada ruang kekerasan di dunia bola basket. Kalau ada yang terbukti. Beri tindakan keras supaya jadi contoh,” tegas Budisatrio Djiwandono.

Dalam rilis resmi DPP Perbasi, Budi mengaku sangat bersedih. Bahkan, saat ini pihaknya langsung menurunkan tim untuk mendalami dan mengusut kasus tersebut. 

“Saya meminta DPP Perbasi untuk menurunkan tim untuk mendalami dan mengusut kasus ini agar tidak terulang kembali. Tidak ada ruang untuk kekerasan dan bullying di olahraga basket maupun di ruang sekolah,” tegas Budi. 

“Selaku Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, saya juga sudah meminta rekan-rekan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan dan olahraga untuk memberi perhatian dalam kasus ini. Keep Ballin Shaquille!,” lanjut Budi.

Selanjutnya, Perbasi akan mengawal isu tersebut melalui badan legal, etik dan disiplin. Dan pihaknya tegas akan mengawal proses tersebut yang berlaku di badan etik. “Kami akan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan prinsip keadilan dan aturan yang berlaku,” tegas Budi. 

Jika terbukti ada yang bersalah, DPP Perbasi tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila terbukti ada tim dan oknum yang melanggar aturan atau yang melakukan pembiaran dan mencoreng nama baik dunia basket Indonesia serta Perbasi.

“DPP Perbasi mengingatkan seluruh elemen dalam dunia basket Indonesia untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dan pertandingan yang adil. Kami berkomitmen untuk menjaga agar dunia basket Indonesia tetap menjadi wadah bagi pengembangan bakat dan semangat kompetisi yang sehat,” tukas Budi. 

Baca Juga : Presiden Prabowo Beri Pesan kepada 961 Kepala Daerah yang Dilantik: Perjuangkan Hidup Rakyat

Sebelumnya, peristiwa terjadi pada Senin (17/2/2025) sore, ketika turnamen SDH Basketball 2025 bergulir di Kota Bogor. Saat itu pertandingan mempertemukan SMP 1 Kota Bogor melawan SMP Mardiwaluya Cibinong. 

Pada pertandingan itu terjadi pemukulan pemain. Video aksi pemukulan pemain ini sampai viral di media sosial. Dalam video itu, tampak pemain memukul kepala lawannya di lapangan saat permainan berlangsung.

Pemain bernomor punggung 52 dari SMP 1 Kota Bogor memakai jersey warna putih dipukul kepalanya oleh lawannya yang memakai jersey abu-abu nomor punggung 13. Pemain nomor 52 menahan sakit kemudian mengejar pelajar yang memukul.

Reaksi pada pemukulan itu juga muncul dari salah satu video yang diunggah di media sosial Instagram @ahmadsahroni88. Disitu ada seorang wanita mengeluhkan peristiwa tersebut. Ia mengaku korban merupakan keponakannya. 

Ia sedih karena dunia olahraga dianggap sedang tidak baik-baik saja. Karena ada peristiwa kekerasan yang terjadi pada turnamen basket pelajar. Ia menilai, oknum tersebut berani melakukan tindakan kekerasan di depan banyak orang. 


Topik

Olahraga, perbasi, dpp perbasi, turnamen bola basket,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette