Didik Gatot Pilih Fokus Usaha usai Purnatugas sebagai Wabup Malang

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

19 - Feb - 2025, 06:55

Wabup Malang Didik Gatot Subroto saat memimpin apel pagi dan pengarahan pimpinan yang berlangsung di halaman Pendapa Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen. Momen tersebut dimanfaatkan oleh Didik untuk berpamitan sebelum resmi purnatugas pada Rabu (19/2/2025).


JATIMTIMES - Masa jabatan Didik Gatot Subroto sebagai wakil bupati (wabup) Malang resmi berakhir pada Rabu (19/2/2025). 

Sebelum purnatugas, Didik menyempatkan diri untuk berpamitan kepada para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang saat memimpin apel pagi di halaman pendapa Kabupaten Malang, Rabu (19/2/2025).

Baca Juga : MTsN 1 Kota Malang Targetkan Juara Umum di Porseni Madrasah 2025 Tingkat Kota MalangĀ 

Ditemui usai memimpin apel, Didik menyebut agenda sekaligus pengarahan pimpinan tersebut merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah.

"Agenda ini merupakan hari terakhir saya menjabat sebagai wabup Malang mendampingi Bapak Sanusi pada periode 2020-2024. (Jabatan wabup Malang berakhir) hari ini pas pukul 24.00 WIB," ungkapnya.

Momen apel tersebut turut dimanfaatkan Didik untuk berpamitan kepada seluruh karyawan maupun pegawai dan ASN di lingkungan Pemkab Malang. Termasuk dari lingkungan dinas, camat, sampai ke tingkat pemerintahan kelurahan dan desa.

"Tadi sudah saya pesankan untuk tetap berkarya, berinovasi dalam rangka mendukung capaian Malang Makmur Berkelanjutan dengan kepemimpinan Abah Sanusi dan Bu Nyai Lathifah (bupati-wabup Malang periode 2024-2029)," ucqpnya.

Pada kesempatan yang sama, Didik juga turut mengucapkan terima kasih kepada sejumlah tokoh masyarakat, organisasi sosial kemasyarakatan, hingga warga Kabupaten Malang. "Tentunya saya juga mengucapkan terima kasih kepada partai politik dan koalisi yang memberikan kesempatan bagi saya dan membersamai saya selama empat tahun," imbuhnya.

Selama menjabat sebagai wabup Malang, Didik mengaku mendapat banyak kesan maupun suka dan duka. Namun, yang paling berkesan baginya ialah momen kehangatan dan kebersamaan yang menurutnya sangat luar biasa. Termasuk dukungan dari seluruh dinas di lingkungan Pemkab Malang maupun para warga Kabupaten Malang.

"Sehingga kami berdua (Sanusi-Didik) bisa menyelesaikan visi misi kami secara khusus di infrastruktur yang telah terealisasi di 85 persen dan insya Allah telah terselesaikan," katanya.

Selain status jalan yang telah mencapai kisaran 85 persen, kebersamaan dan dukungan kepada Sanusi-Didik turut mengantarkan Pemkab Malang meraih sejumlah penghargaan. "Hampir 184 penghargaan kami dapatkan baik di tingkat Asia maupun provinsi. Itu wujud kebersamaan dari seluruh dinas sampai di tingkat desa," ujarnya.

Baca Juga : Meski Ada Efisiensi, Program Prioritas di Kota Malang Dipastikan Tetap Berjalan

Didik berharap, capaian saat dirinya masih menjabat sebagai wabup Malang tersebut dapat terus ditingkatkan pada periode kepemimpinan selanjutnya. "Satu di antaranya, masih ada infrastuktur yang tinggal 15 persen. Itu yang menjadi PR (tugas) bagi bupati dan wabup di periode berikutnya," imbuhnya.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga penting untuk terus mendapatkan perhatian dari pemerintah. "Kemudian bagaimana pola pendidikan yang baik. Namun, secara kualitas saat ini sudah baik, tapi perlu ditingkatkan karena secara geografis jumlah sekolah (di Kabupaten Malang) cukup banyak," ungkap dia.

Mempertimbangkan banyaknya jumlah sekolah yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang itulah, yang menurut Didik, berpotensi untuk dilakukan merger. "Maka ini perlu didukung dari banyak pihak. Sehingga penataan pendidikan dari kualitas maupun kuantitas bisa dimaksimalkan, antara guru dan siswa berimbang yang nantinya akan berimbas ke anggaran," ujarnya.

Setelah purnatugas sebagai wabup Malang, Didik mengaku belum ada gambaran untuk kembali terjun sebagai pejabat eksekutif maupun legislatif. Sebaliknya, Didik mengaku memilih untuk fokus berwirausaha.

"Saya akan berkegiatan kembali ke kandang. Satu di antaranya membuka usaha di bidang kesehatan, ada klinik,l dan sebagainya," pungkas ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang sekaligus pernah menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Malang ini.


Topik

Pemerintahan, Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, purnatugas, Kabupaten Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette