Optimalisasi Sidoti, DPUPR Kota Blitar Permudah Layanan Sedot Tinja

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Dede Nana

13 - Feb - 2025, 11:22

Erna Santi: Optimalisasi Sidoti untuk Sanitasi Kota Blitar. (Foto: Pemkot Blitar)


JATIMTIMES – Pemerintah Kota Blitar semakin serius dalam menata layanan sanitasi perkotaan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai menggencarkan sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Sedot Tinja Terintegrasi (Sidoti) agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan penyedotan tinja secara terintegrasi.

Kepala DPUPR Kota Blitar, Erna Santi, menjelaskan bahwa layanan Sidoti sebenarnya sudah ada sejak 2019. Sebelumnya, layanan ini dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), namun pada 2022–2023, pengelolaannya resmi dialihkan ke DPUPR. Sejak itu, Sidoti dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi penyewaan mandi cuci kakus (MCK) portabel serta pengolahan lumpur tinja di Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) di Kelurahan Blitar.

Baca Juga : Bupati Sanusi Gandeng Kampus UM Tingkatkan Mutu Pendidikan

Menurut Erna, optimalisasi Sidoti dilakukan untuk memastikan sistem sanitasi yang lebih baik bagi warga. “Penyedotan harian sudah rutin dilakukan, 2 sampai 3 layanan oleh operator. Permintaan itu bisa melalui aplikasi Sidoti, WhatsApp ke nomor dinas, atau datang langsung ke kantor kami,” katanya, Rabu (12/2/2025).

Untuk memperluas jangkauan layanan, DPUPR aktif melakukan sosialisasi baik secara daring melalui media sosial maupun luring. Tujuannya, agar masyarakat lebih memahami manfaat layanan ini serta mekanisme penggunaannya. Sidoti diharapkan menjadi solusi efektif dalam memberikan perlindungan terhadap sanitasi dan air minum yang aman di Kota Blitar.

Sistem layanan ini juga dibuat lebih transparan dengan skema tarif yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023. DPUPR menetapkan tiga kategori tarif: layanan bisnis dikenakan biaya Rp200 ribu per kubik, layanan non-bisnis Rp150 ribu, dan kategori sosial Rp80 ribu per kubik. Pembayaran dilakukan secara non-tunai melalui QRIS untuk memastikan kemudahan transaksi.

Erna menegaskan bahwa optimalisasi layanan Sidoti adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sanitasi di Kota Blitar. "Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan sedot tinja yang lebih mudah, transparan, dan higienis. Dengan Sidoti, kami berharap Kota Blitar memiliki sistem sanitasi yang lebih baik dan berkelanjutan," ujarnya.

Baca Juga : Tingkat Gemar Membaca Kota Malang Tertinggi Kedua di Jatim

Dengan sistem yang lebih terorganisir, Sidoti bukan sekadar layanan sedot tinja, tetapi juga bagian dari strategi besar Kota Blitar dalam meningkatkan infrastruktur sanitasi yang lebih modern dan berkelanjutan.

 


Topik

Pemerintahan, dpupr kota blitar, sidoti, sedot tinja, pemkot blitar,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette