Mengenal Cekat AI, Teknologi Buatan Anak Muda Asal Indonesia yang Kini Sudah Mulai Digunakan Perusahaan
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
12 - Dec - 2024, 01:01
JATIMTIMES - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria menangis histeris di sebuah mini market viral di media sosial. Dalam narasinya, pria tersebut menangis usai mendapat kabar bahwa dirinya telah di layoff dari tempat kerjanya.
Perlu diketahui, dikutip dari laman kuncie.com Layoff adalah suatu tindakan yang diambil perusahaan untuk menangguhkan atau memberhentikan karyawannya, baik secara sementara atau permanen. Yang perlu ditekankan adalah layoff terjadi bukan karena kesalahan karyawan, melainkan suatu kebijakan yang diambil oleh perusahaan.
Baca Juga : Solusi Efektif Pengobatan Tekanan Darah Rendah untuk Menjaga Kesehatan Jantungmu
Video tersebut viral setelah dibagikan oleh akun Tiktok @syifabernando. Dalam video tersebut dijelaskan jika pria tersebut bisa terkena layoff karena posisinya sebagai sales produk telah digantikan oleh Cekat AI.
"Aku kena layoff katanya diganti Cekat AI," ujar pria dan keterangan dalam video, dikutip Kamis (12/12/2024).
Setelah video tersebut beredar luas, banyak yang bertanya-tanya dan penasaran mengenai cekat.ai yang dimaksud oleh pria tersebut.
Lantas apa sebenarnya Cekat AI itu hingga bisa menggantikan posisi pria tersebut?
Apa itu Cekat AI?
Melansir laman voi.id, Cekat AI merupakan platform AI untuk meningkatkan customer engagement yang dilengkapi dengan kemampuan menganalisa konteks percakapan, tidak hanya sekedar menjawab, tapi juga bisa meyakinkan pelanggan, serta melakukan tindakan-tindakan seperti manusia.
Bukan AI seperti robot, melainkan replika dengan gaya bicara natural layaknya manusia, dapat memahami konteks percakapan, dan kapabilitas melakukan tindakan untuk membalas chat dan pertanyaan pelanggan.
Teknologi ini diciptakan oleh seorang anak muda Matthew Sebastian yang mendalami ilmu matematika dan komputasi di UCLA (University of California Los Angeles).
Cekat AI ini bukanlah teknologi biasa, namun Cekat AI seperti menganalisa bukti transferan pelanggan, bisa mengirim PDF katalog, mendengarkan sekaligus menjawab voice note yang dikirim pelanggan dengan gaya dan nada bahasa natural yang meyakinkan.
Selain itu, Ai bisa dilatih memahami ratusan juta informasi, dan dikoneksikan ke database perusahaan.
“Bisa tulis deskripsi AI yang kita inginkan ke dalam text yang sudah disediakan, lalu AI agent langsung otomatis akan berperilaku dan berpengetahuan sesuai yang di tulis,” ujar Matthew.
Dengan kemudahan itu, cekat.ai telah sudah digunakan oleh ribuan bisnis online dan corporate bahkan dari sejak sebelum diluncurkan.
“Kita fokuskan 100 persen hanya pada research dan engineering, karena kita mau memberi teknologi terdepan untuk bisnis-bisnis yang sudah memilih kita. Untuk membuat AI yang bisa menjawab itu hanya kerjaan satu minggu, tapi bikin yang bisa jawab dengan natural riset detail-detailnya kerjaan bertahun-tahun,” ujar Matthew.
Melalui Cekat AI, Matthew bertekad untuk membuat perusahaan-perusahaan di Indonesia memiliki Pegawai AI dengan kemampuan seperti manusia, yang bisa digunakan 24 jam selama 7 hari untuk melayani keluhan dan pertanyaan pelanggan.
