Komisi 1 DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Lakukan Audit Ulang Terkait Pengembalian Dana BPJS
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Nurlayla Ratri
21 - Nov - 2024, 04:43
JATIMTIMES- Menindaklanjuti temuan kasus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang secara nasional nilainya mencapai trilyunan rupiah, Komisi 1 DPRD Kabupaten Banyuwangi mengharapkan agar eksekutif melakukan audit ulang.
Dalam temuan kasus BPJS Kesehatan di Indonesia apabila dilakukan breakdown hampir semua kabupaten/kota harus mengembalikan dana kepada pemerintah pusat.
Baca Juga : Jembatan Desa Pagerwojo Blitar Ambrol, Warga Terpaksa Gunakan Jalur Alternatif
Menurut Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Banyuwangi Marifatul Kamila, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi yang memiliki dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan beberapa Puskesmas berkewajiban mengembalikan dana sekitar Rp. 3,2 Miliar.
“Kita harus mengembalikan dana kapitasi tersebut sesuai dengan hasil pertemuan yang lalu dan Pemkab Banyuwangi siap untuk diaudit kembali. Jika betul-betul ada selisih Pemkab siap mengembalikan,”ujar Rifa di Gedung DPRD Banyuwangi pada Rabu (20/11/2024).
Namun, lanjut dia karena sampai saat ini belum ada bukti laporan hasil pemeriksaan (LHP) maka anggota dewan Banyuwangi mengharapkan agar ada audit ulang.
Rifa menuturkan sesuai dengan data yang diperoleh saat turun anggota dewan ke lapangan, setiap Puskesmas berbeda sesuai dengan jumlah masyarakat yang menjadi peserta BPJS
Adapun bentuk temuan di sebagian Puskesmas antara lain ada warga yang sudah meninggal tetapi belum dilaporkan dan ada data yang ganda.
Baca Juga : Pimpinan DPRD Banyuwangi Harapkan Ketua KONI Pro Aktif Dalam Mendapatkan Dukungan Anggaran
”Padahal saat mengklaim BPJS kan sudah melalui verifikasi. Kenapa ada yang dobel dan sudah meninggal masih ada! Hal itu yang menjadi temuan karena dana kapitasi itu di setiap Puskesmas dasarnya jumlah peserta BPJS,” tambah Rifa.
Selanjutnya untuk memastikan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat yang berobat ke Puskesmas, Komisi 1 DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan ke beberapa Puskesmas yang ada di wilayah utara.
Selain itu dewan juga akan melakukan kunjungan ke Kecamatan Pesanggaran untuk melihat lokasi lahan yang akan dibangun Rumah Sakit dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat yang ada di wilayah selatan Banyuwangi.
