Didukung Ketum GP Ansor: Mas Ghoni dan Mas Ibin Siap Wujudkan Blitar Lebih Maju
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
21 - Nov - 2024, 03:57
JATIMTIMES - Blitar menjadi saksi momentum penting bagi kader GP Ansor dalam Pilkada 2024. Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menyampaikan dukungannya kepada dua kader yang mencalonkan diri yakni H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin calon Wali Kota Blitar dan Abdul Ghoni atau Mas Ghoni calon Wakil Bupati Blitar. Kedua tokoh tersebut yang sama-sama mendapat nomor urut 02 dipandang sebagai representasi soliditas organisasi.
Dukungan ini disampaikan dalam acara gathering "Ngaji Pilkada" di Rumah Makan Joglo, Desa Jatinom, Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (21/11/2024). Kegiatan ini dihadiri pengurus GP Ansor Kabupaten Blitar, menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi menjelang Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024.
Baca Juga : Legislator Muda PKB Ini Jadi Pembicara dalam KTT Perubahan Iklim PBB di Azerbaijan
Addin Jauharudin menegaskan pentingnya menjaga situasi yang damai dan kondusif selama masa kampanye hingga pemilihan. Ia juga mengingatkan kader-kader Ansor untuk tetap fokus menjalankan kerja-kerja organisasi.
"Pilkada adalah kesempatan memilih pemimpin yang terbaik untuk lima tahun ke depan," ujar Addin seraya mengimbau kader di daerah memahami rekam jejak calon pemimpin sebelum memberikan dukungan.
Mas Ghoni, Wakil Ketua GP Ansor Jawa Timur yang kini mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Blitar merasa terhormat atas dukungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Addin adalah simbol semangat bagi kader Ansor untuk terus berjuang di berbagai sektor, termasuk politik.
"Ini adalah perjuangan kolektif. Ansor Kabupaten Blitar tetap solid," tegasnya.
Ghoni juga membantah adanya isu perpecahan di tubuh Ansor Blitar, dengan menyebut kunjungan Addin sebagai bukti simbolik persatuan organisasi. Ia mengungkapkan bahwa politik bukan sekadar persaingan, melainkan tanggung jawab memilih pemimpin yang bisa menjadi teladan. "Kita harus mendukung calon yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat," lanjutnya.
Sebagai Wakil Sekretaris Jenderal GP Ansor Pusat, Mas Ibin menilai kehadiran Addin memiliki makna yang dalam. "Ketua Umum GP Ansor tidak berpolitik praktis, tetapi arahannya jelas. Ini adalah dukungan terhadap kader organisasi yang membawa misi perjuangan," ujarnya.
Mas Ibin mengajak masyarakat untuk memahami bahwa mendukung kader adalah bagian dari menjaga ideologi organisasi. "Jika organisasi tidak mendukung kadernya sendiri, bagaimana arah perjuangan kita? Politik harus mencerminkan nilai dan ideologi organisasi," tambahnya.
Baca Juga : Pangeran Sambernyawa dan Raden Ayu Sulbiyah: Cikal Bakal Berdirinya Karanganyar
Dalam kesempatan itu, Addin juga mengingatkan pentingnya peran GP Ansor pasca-Pilkada. Menurutnya, Ansor harus menjadi perekat di daerah masing-masing dan kembali fokus pada kerja-kerja organisasi. "Pilkada adalah sarana, bukan tujuan akhir. Ansor harus tetap menjaga harmoni sosial," katanya.
Dukungan kepada Mas Ghoni dan Mas Ibin dianggap strategis, mengingat keduanya memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi. Mas Ghoni dikenal sebagai sosok yang dekat dengan akar rumput, sementara Mas Ibin, dengan posisinya di GP Ansor Pusat, memiliki pengalaman luas dalam membangun jaringan nasional.
Momentum ini menjadi bukti soliditas GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama (NU). Dukungan terhadap kadernya mencerminkan prinsip dasar organisasi yang selalu menempatkan kepentingan umat di atas segalanya.
Sebagai penutup, Addin mengingatkan bahwa pemilihan pemimpin adalah tanggung jawab besar. Ia berharap Pilkada Blitar dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. "Mari kita jaga persatuan, pilihlah yang terbaik untuk kemajuan Blitar," pungkasnya.
