Meitri Citra Wardani Pernah Jadi Sopir Taxi hingga Wartawati, Kini Anggota DPR RI di Usia Muda
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
A Yahya
07 - Nov - 2024, 12:20
JATIMTIMES - Usianya bisa dibilang masih muda, yakni 30 tahun. Namun soal pengalaman terutama di dunia politik Meitri Citra Wardani boleh dikatakan sudah malang melintang.
Perempuan kelahiran 1994 tersebut kini satu bulan lebih sudah duduk di Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS. Komisi XII membidangi mitra dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dewan Energi Nasional (DEN), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG).
Baca Juga : PAFI dan dr. Ema Sarankan Lakukan ini Jika Terkena Sleep Paralysis di Tengah Malam
Sebelum menjadi anggota DPR RI di Senayan, Meitri juga pernah menjadi wakil rakyat di DPRD Karawang pada periode 2019-2024. Di sana juga dia pernah jadi pemimpin partai di tingkat kabupaten.
"Sekarang saya pulang kembali ke Jatim. Keluarga besar saya berasal dari Mojokerto dan saya terpilih dari sana Dapil Jatim VIII," terangnya, Kamis (7/11)
Meitri mengaku adalah keturunan dari Jawa dan Sunda. Ayah asli orang Mojokerto sementara ibu berasal dari Jawa Barat asli atau merupakan orang Sunda. "Jadi saya bisa dua bahasa daerah. Jawa dan Sunda," terangnya.
Meski berasal dari keluarga pengusaha, Meitri menyampaikan tidak pernah mendompleng nama besar keluarga dalam karir pekerjaan maupun dunia perpolitikan. "Ada tante saya di Jombang tidak punya apa-apa tapi sampai rela mengkampanyekan saya di sana," tuturnya terharu.
Dalam dunia pekerjaan sebelumnya Meitri juga mengaku tidak pernah pilih-pilih. Sehingga beberapa pekerjaan pernah dia lakoni. Mulai dari sopir taxi hingga juga pernah juga menjadi wartawati.
"Beneran saya pernah jadi sopir taxi di Surabaya. Kalau gak percaya datang saja ke kantor Darmo, data saya masih ada di sana," terang lulusan Fakultas Hukum, Universitas Surabaya (Ubaya) ini.
Baca Juga : 6 Makanan Pemicu Kanker Usus Besar yang Rentan Serang Anak Muda
Selain pernah menjadi sopir taxi, Meitri juga pernah menjajal profesi wartawati. Sehingga menghabiskan waktu di jalan untuk liputan dalam keseharian pernah dia kerjakan.
"Kalau bicara wartawan itu ya beneran pahlawan tanpa tanda jasa. Sama seperti guru. Kalau pun ada yang tidak baik itu hanya oknum," tegasnya.
Terpilih dari Dapil VIII Jatim, yang meliputi Mojokerto, Jombang hingga Madiun, Meitri mengaku perlu berjuang ekstra di sana saat itu. Yang dialami tak hanya persaingan yang ketat tapi juga tantangan black campaign terhadap dirinya maupun partai.
Saat kampanye itu juga Meitri mengaku tidak pernah mengiming-imingi masyarakat dengan uang serta tebar janji palsu. "Saya hanya melakukan apa yang saya bisa saat itu," imbuhnya.
