DPRD Blitar Apresiasi Upaya Peningkatan Keselamatan di Palang Pintu KA Pasirharjo
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
04 - Nov - 2024, 11:40
JATIMTIMES - Peresmian palang pintu dan pos jaga perlintasan kereta api di Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, oleh Pemerintah Kabupaten Blitar mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar.
Ketua DPRD, Supriyadi, memberikan tanggapannya terkait langkah penting ini dalam meningkatkan keselamatan masyarakat.
Baca Juga : Pajak Daerah Sektor PBB Dulang Surplus, Sumbang PAD Kabupaten Malang Rp 112,6 Miliar
Dalam acara peresmian yang berlangsung pada Senin, 4 November 2024, Supriyadi menegaskan pentingnya keberadaan palang pintu sebagai salah satu langkah strategis untuk mencegah kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api.
“Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, terutama di wilayah yang padat aktivitas,” ujar Supriyadi.
Pembangunan palang pintu di perlintasan kereta api menjadi isu yang semakin mendesak mengingat tingginya volume lalu lintas di jalur tersebut.
“Dengan adanya palang pintu dan pos jaga, kami harap masyarakat akan lebih waspada dan patuh terhadap rambu-rambu keselamatan. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman,” imbuh Supriyadi.
Sementara itu, acara peresmian ini juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Dalam sambutannya, Pjs Bupati Blitar, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, menyatakan bahwa keselamatan di perlintasan kereta api harus menjadi prioritas utama.
“Pembangunan ini adalah langkah konkret dalam meningkatkan keselamatan bagi masyarakat dan mendukung mobilitas yang lebih lancar,” ungkapnya.
Supriyadi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam pengembangan infrastruktur keselamatan.
“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk menjaga dan merawat fasilitas ini agar berfungsi dengan baik. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan,” katanya.
Pembangunan palang pintu dan pos jaga di perlintasan kereta api di Pasirharjo merupakan salah satu dari total 18 lokasi yang akan dibangun selama periode 2023-2024. Meskipun sudah ada langkah maju, Supriyadi menegaskan bahwa masih ada banyak perlintasan yang perlu perhatian lebih.
“Kami mencatat masih ada 31 perlintasan kereta api yang memerlukan penanganan. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan,” tegasnya.
Baca Juga : Apresiasi Omatiq 2024, Plt Bupati Malang: Padukan Dua Keilmuan untuk Generasi Cerdas dan Berakhlak
Dalam kesempatan itu, Supriyadi juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga keselamatan di perlintasan kereta.
“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Dengan adanya palang pintu, kami harap pengguna jalan semakin sadar dan tidak mengabaikan keselamatan. Mari bersama-sama kita ciptakan suasana aman dan nyaman,” imbuhnya.
Peresmian palang pintu ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi keselamatan, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal. Supriyadi menjelaskan, “Dengan mobilitas yang lebih lancar dan aman, tentu saja ini akan berdampak baik pada kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar perlintasan.”
Sebagai penutup, Ketua DPRD Blitar menekankan bahwa seluruh elemen masyarakat harus terlibat dalam menjaga keselamatan di perlintasan kereta.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga bersama keselamatan di jalan raya dan perlintasan kereta api,” tutup Supriyadi.
Dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan peresmian palang pintu di Pasirharjo dapat menjadi contoh baik untuk peningkatan keselamatan di seluruh Kabupaten Blitar.
Langkah ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dan DPRD dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
