Debat Perdana, Paslon Abadi Tunjukan Kematangan Visi dan Misi

Editor

A Yahya

27 - Oct - 2024, 04:33

Paslon Abadi (Abah Anton dan Dimyati) saat tampil dalam debat perdana yang diselenggarakan oleh KPU Kota Malang (ist)


JATIMTIMES - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, melaksanakan gelaran debat publik perdana Calon Walikota dan Wakil Walikota Pilkada Kota Malang 2024, Sabtu malam (26/10/2024). Dalam debat yang mengusung tema, 'Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Memajukan Daerah' ini, Paslon Abadi (Abah Anton-Dimyati) menunjukkan kematangan  dan ketajaman visi-misi yang diusungnya. Adu program, gagasan serta penyampaian visi misi dapat dilakukan Paslon Abadi dengan baik.

Mengawali debat, satu pertanyaan yang berkaitan tentang sektor pendidikan mampu ditanggapi Paslon Abadi dengan baik. Langkah strategis dilakukan Abadi untuk memajukan pendidikan di Kota Malang, khususnya memberikan keseimbangan afirmasi kebijakan kepada sekolah negeri dan swasta. Hal ini juga sekaligus untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih tinggi pada masyarakat .

Baca Juga : Cawagub Jatim Emil Dardak dan Cabup Gus Fawait Hadiri Apel Pemenangan Partai Nasdem Jember

Afirmasi keseimbangan kebijakan yang dimaksud adalah bagaimana dalam kebijakan yang ada mampu mewujudkan sektor pendidikan yang sehat. Artinya, terdapat keseimbangan dan keselarasan dalam berjalannya proses pendidikan pada sekolah negeri dan swasta. 

"Kota Malang sebagai Kota bermartabat dan maju Kami ingin menciptakan generasi emas Kota Malang yang harapannya tidak boleh ada lagi anak putus sekolah dan harus bisa mengenyam pendidikan yang tinggi," katanya.

Selain itu, Abah Anton juga menyoroti transparansi dalam penerimaan siswa. Ini menjadi satu hal penting, dimana transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru akan meningkatkan kepercayaan terhadap administrasi sekolah, dan memastikan bahwa proses penerimaan berlangsung secara adil dan merata.

Sisi lain, sekolah swasta juga menjadi perhatian Abah Anton. Peran sekolah swasta yang mendukung dalam pendidikan bangsa, tentunya menjadi sebuah hal yang tak dapat dinafikan. Maka pemerintah harus melakukan satu kontribusi positif, baik itu dalam hal kebijakan ataupun langkah kongkrit lainnya. Stigma kesenjangan perhatian terhadap sekolah swasta dibandingkan sekolah negeri, setidaknya harus dihapuskan.

"Kita juga melihat bahwa sekolah swasta ini yang sudah mencerdaskan anak bangsa juga. Maka ini menjadi perhatian khusus bagi kita semuanya, untuk bagaimana caranya kita untuk sekolah swasta bisa bersaing sehat dengan sekolah negeri," ungkap  Abah Anton.

Dimyati Ayatulloh menambahkan, bahwa Paslon Abadi tidak hanya berfokus pada project pembangunan sekolah negeri saja. Sekolah swasta nantinya juga akan mendapatkan perhatian pemerintah dalam pengembangan berbagai aspek yang ada, baik sarana dan prasarana maupun SDM.

Keberadaan sekolah swasta menjadi hal yang cukup penting dan sangat dibutuhkan. Peran dan keberadaan sekolah swasta mampu untuk saling melengkapi akan kekurangan yang ada dengan sekolah negeri ataupun sebaliknya.

"Kita tidak hanya fokus untuk project pembangunan sekolah negeri, tapi kita harus perhatikan sekolah-sekolah swasta yang harus kita bantu pembiayaannya sehingga lebih makmur," tambahnya.

Dalam pemberian beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi, menurut Abah Anton juga sangat memungkinkan untuk dilakukan. Sebab, Kota Malang memiliki 57 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri, dimana dengan mekanisme kolaborasi bersama pemerintah akan mungkin diwujudkan untuk kampus memberikan beasiswa. 

"Misalnya setiap kampus 5 saja sudah 300 lebih, ini juga sangat membantu dan bahkan pemerintah daerah sendiri. Saya rasa masih bisa mensubsidi, mungkin untuk hanya bayar registrasi saja. Saya yakin kalau kolaborasi ini yang terpenting adalah bagaimana upaya kita, niat kita untuk masyarakat bisa berpendidikan tinggi yaitu masuk perguruan tinggi," ungkapnya.

Pada materi tentang penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Paslon Abadi kembali mampu memaparkan gagasan yang strategis dalam optimalisasi penerimaan PAD. Dikatakan Anton, bahwa perlu dilakukan intensifikasi pemungutan pajak dan tentu distribusi daerah. Selain itu, optimalisasi retribusi parkir juga menjadi satu hal yang harus ditingkatkan. Termasuk juga, mencegah potensi kebocoran yang ada agar dalam penerimaan PAD lebih optimal menjadi hal yang harus dilakukan.

"Optimalisasi retribusi parkir yang selama ini kita lihat masih perlu perhatian. Termasuk calon investor juga penting menurut kami didalam meningkatkan peran untuk menaikkan, dan juga pemberian kemudahan, terutama kepada percepatan masalah perizinan," katanya.

Dalam hal pembangunan kolaborasi lintas sektoral dan pemanfaatan potensi kolaborasi pentahelix,  Abah Anton juga menanggapi pertanyaan dari Paslon Wali. Menurutnya, kolaborasi pentahelix memberikan dampak yang begitu positif. Tetapi, 
dalam implementasi selama kepemimpinan calon Walikota dari Paslon Wali yang menjabat sebagai Pj Walikota saat itu, Abah Anton belum melihat dampak positif yang dihasilkan.

"Saya melihat Pak Wahyu sebagai PJ Walikota dalam satu tahun ini tidak ada perubahan. Apa yang ada di Kota Malang ini, bahkan yang pernah sudah pernah saya wujudkan pembangunan ini, tidak semakin baik, akan tetapi masyarakat menyesalkan. Apa yang disampaikan Pak Wahyu itu tidak memberikan rasa untuk masyarakat kita bisa menikmati yaitu kotanya," ungkap Abah Anton.

Abah Anton juga menyampaikan, bahwa banyak peninggalan dimasa pemerintahannya telah menghasilkan satu produk yang memberikan dampak positif untuk masyarakat, seperti halnya kampung tematik, Islamic center, bedah rumah dan berapa hal lainnya. Namun, pihaknya menyayangkan tidak terdapat sustainability yang dilakukan oleh pemimpin penerusnya. 

"Ini tidak diteruskan oleh pemimpin penerus. Maka ketika Abadi dipercaya, kami akan melanjutkan dan membuat master plan apa yang akan dilanjutkan," terang Abah Anton.

Lebih dari itu, peran RT RW dikatakan Abah Anton juga perlu diperhatikan. Sebab, mereka yang bersinggungan langsung dengan masyarakat dan mengerti kondisi di sekitarnya. Selama ini, pemerintah belum melihat langsung potret di lapangan. Hal inipun banyak dikeluhkan masyarakat. 

Pelibatan RT RW dapat merambah pada berbagai aspek, baik ekonomi, pendidikan maupun kesehatan.  "Misalnya, ada warga sakit, RT tinggal telepon Puskesmas langsung dijemput," ujar Abah Anton.

Calon Wakil Walikota Malang, Dimyati Ayatulloh juga 
mampu menyampaikan gagasan dan ide yang tepat dalam sektor kemajuan ekonomi masyarakat Kota Malang yang keadilan dan berkelanjutan. Menurutnya, sustainability menjadi hal yang penting. 
Dalam peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, dapat memanfaatkan sarana prasarana yang ada seperti halnya Malang Creative Center (MCC). Menjadi seorang pemimpin tidak gegabah dalam memutuskan dan memanfaatkan satu kebijakan yang dapat menghasilkan satu kebermanfaatan.

Baca Juga : Beri Dukungan Penuh ke Paslon WALI, Gerindra Ajak Masyarakat Tak Salah Pilih Pemimpin

 "Jadi jangan sampai pada waktu menjadi pemimpin, membuat ide-ide baru lagi padahal yang sebelumnya sudah bagus. Sehingga kita harus memanfaatkan yang sudah ada, selain itu, kita bisa efisiensi biaya," katanya.

Dalam penguatan ekonomi berkelanjutan dan berkeadilan, maka menguatkan pembinaan kemitraan UMKM dengan koperasi sangatlah diperlukan. Apalagi menurutnya pemanfaatan koperasi masih cukup rendah. Pada tataran di RT RW, terdapat pengelolaan dana-dana yang dikelola melalui dasawisma ataupun PKK. Potensi ini dapat dikembangkan menjadi satu organisasi pengelolaan keuangan berupa koperasi, dimana kebermanfaatannya akan lebih meluas. 

Dalam pengembangan e-commerce, juga diperlukan kerjasama atau kolaborasi dengan beberapa pihak Tri Helix, seperti perguruan tinggi pemerintah maupun pihak swasta. Penguatan peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi atau ide-ide kreatif yang kemudian dapat dielaborasi  dengan masyarakat dan difasilitasi oleh Pemkot. 

"Ini fungsinya pemimpin hadir di kota Malang, event-event juga perlu dibangkitkan di Kota Malang. Selama 5 tahun terkahir di Kota Malang ini minim sekali event, padahal event ini memiliki efek positif terhadap UMKM berkembang, kemudian masyarakat bisa kreatif, pemuda-pemudi punya ide-ide dan punya aktivitas yang positif," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Dimyati juga mengkritisi kebijakan dana 50 juta per RT dadi Paslon Wali.  Menurutnya, kebijkan ini kurang efektif dan malah akan menjadi problem, terkait pemanfaatan atau penyerapannya.

Sementara itu, lebih detail tentang visi misi Abah Anton, sebagai berikut :

Visi paslon ABADI adalah mewujudkan Kota Malang Maju Bermartabat. Maju memiliki arti bahwa Kota Malang menjadi kota yang modern dalam berbagai hal berbasis penerapan maupun pengembangan ilmu pengetahuan, infrastruktur, teknologi dan inovasi yang mutakhir. Selain itu, ini menjadi ungkapan penuh semangat egaliter/kesetaraan, toleransi dan inklusif. 

Maju juga dimaknai sebagai sebuah kondisi Kota Malang yang memiliki kemandirian dalam memenuhi kebutuhannya, memiliki ketahanan baik ekonomi maupun sosial terhadap perubahan masa depan, serta meningkatkan penghidupan Kota Malang berbasis collaborative governance, dengan bekal kualitas SDM unggul yang memiliki daya saing.

Sementara Bermartabat, adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan warisan budaya serta nilai-nilai lokal untuk memperkuat identitas Kota Malang dan membangun rasa bangga di kalangan warga. Rasa bangga ini penting untuk menumbuhkan tindakan kolektif (pemberdayaan dalam membangun), sehingga Kota Malang memiliki keadilan sosial yang kuat dan merata, serta meningkatkan standar etika dan integritas dalam pemerintahan dan kehidupan sosial untuk memastikan Kota Malang dihormati dan dihargai.

Bermartabat dapat dimaknai dengan kesadaran pentingnya pembangunan berkelanjutan, peduli terhadap kelestarian lingkungan demi ketersediaan sumberdaya di masa depan.

Sementara itu, misi yang diusung Paslon ABADI, antara lain, meningkatkan kualitas kesejahteraan  sosial masyarakat; Menguatkan ekonomi lokal yang produktif dan berdaya saing; meningkatkan kualitas infrastruktur yang modern, aksesibel, dan berkelanjutan.

Kemudian, mengembangkan kehidupan sosial dan budaya yang harmonis dan berkeadilan; serta memajukan inovasi tata kelola dan inovasi tata kelola dan pelayanan publik yang responsif dan profesional.

Lebih detail, kerangka perwujudan visi pembangunan Kota Malang telah disusun secara matang. Kerangka perwujudan visi pembangunan Kota Malang maju bermartabat memiliki 5 poin strategis, yakni 

1. SDM unggul, berkarakter dan berdaya saing.
2. Ekonomi lokal produktif (connecting-hub inovasi).
3. Infrastuktur dan teknologi mutakhir - lingkungan lestari berkelanjutan.
4. Masyarakat terbuka dan harmonis.
5. Tata kelola yang lincah dan efektif.

 

 

 


Topik

Politik, kpu kota malang, abah anton, paslon abadi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette