Pemkab Malang Launching ILP, Upaya Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Reporter

Ashaq Lupito

15 - Oct - 2024, 02:48

Plt Bupati Malang Didik Gatot Subroto (pukul gong) saat serangkaian kick off ILP Kabupaten Malang yang berlangsung di Pendapa Agung Kabupaten Malang pada Selasa (15/10/2024). (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Malang Didik Gatot Subroto memastikan seluruh layanan kesehatan khususnya puskesmas di Kabupaten Malang telah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP). Lima dari 39 puskesmas telah dilaunching untuk dijadikan sebagai percontohan ILP di Kabupaten Malang.

Launching tersebut berlangsung di Pendapa Agung Kabupaten Malang dalam agenda bertajuk Kick Off ILP Kabupaten Malang, Selasa (15/10/2024). 

Baca Juga : Hindari untuk Kepentingan Politik, Pemkab Jember Hentikan Sementara Penyaluran Bansos

"Tentunya Pemerintah Daerah (Pemda Kabupaten Malang) melalui Dinas Kesehatan sudah mempersiapkan lima puskesmas untuk melaksanakan program ILP, yang merupakan program di Kementerian Kesehatan," ujar Didik kepada JatimTIMES, saat ditemui usai agenda berlangsung.

Lima puskesmas yang dijadikan percontohan dalam Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer atau ILP tersebut, meliputi Puskesmas Pakisaji, Gondanglegi, Turen, Tumpang, dan Puskesmas Dampit.

"Namun demikian, hampir semua puskesmas kita (di Kabupaten Malang) sudah melakukan itu (ILP) semua, program-programnya juga sudah terintegrasi," ujar Didik.

Beberapa program pelayanan kesehatan yang telah terintegrasi tersebut, dijabarkan Didik, di antaranya meliputi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) hingga posyandu.

"Posyandu mulai dari balita, remaja, hingga lansia, hampir semua posyandu kita itu sudah mendapatkan prestasi dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi," imbuh Didik.

Beberapa prestasi yang telah diraih itulah, yang disampaikan Didik, menunjukkan bahwasanya layanan kesehatan termasuk puskesmas di Kabupaten Malang telah menerapkan ILP. 

"Sedangkan hari ini, secara formal (dilaunching) karena menjadi program Pemerintah Pusat. Tetapi pada hakikatnya ini sudah berjalan di Kabupaten Malang," ujarnya.

Prioritas selanjutnya, ditambahkan Didik, setelah peningkatan kualitas layanan, pemerintah juga akan memberikan dukungan terhadap penganggaran atas rencana program ILP. 

Baca Juga : 6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Pelamar CPNS Sebelum Ujian SKD

"Sehingga nanti melalui Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang), dan juga dinas-dinas terkait ini mesti harus saling support," ujarnya.

Didik menyebut, penerapan ILP pada sektor kesehatan menjamin pelayanan kepada masyarakat yang lebih efektif. Di mana, dalam realisasinya, ILP juga berbasis masyarakat.

"Maka bagaimana kader-kader ini mesti diturunkan di tingkat desa. Artinya, ada transfer knowledge yang mesti dilakukan. Dari kepala dinas turun ke kapus (kepala puskesmas), kemudian turun ke tingkat desa yang meliputi bidan desa hingga perawat desa. Tentunya juga diperlukan kerja sama dengan pemerintah desa, karena juga ada posyandu," bebernya.

Didik menyebut, pada saat peran serta masyarakat termasuk posyandu hingga tenaga kesehatan semakin banyak, menunjukkan kualitas layanan kesehatan semakin meningkat. Namun, peran dari sejumlah pihak terkait tersebut juga perlu adanya dukungan dengan ditunjukkannya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

"Prinsip, sebenarnya ILP ini sudah kami lakukan. Namun karena kaitannya dengan program Pemerintah Pusat, maka dilaunching supaya gerakannya lebih nampak," pungkas Didik.


Topik

Pemerintahan, Pemkab Malang, Didik Gatot, ILP,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette