Simak Jurus Pemprov Jatim untuk Kembangkan Industri Gim Lokal
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Nurlayla Ratri
08 - Oct - 2024, 09:16
JATIMTIMES - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberikan atensi khusus terhadap percepatan pengembangan industri kreatif, termasuk gim. Penjabat (Pj) Gubernur Jatim Adhy Karyono menegaskan, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah konkret untuk kemajuan industri ini.
Adhy mengatakan, Pemprov Jatim akan terus memperkuat sektor ekonomi kreatif, khususnya bagi pengembangan dan kemajuan industri gim di Jatim. Penguatan tersebut baik dari sisi regulasi, program, maupun anggarannya.
Baca Juga : Sukses Tumbuhkan Ekonomi Kreatif, Kota Kediri Terpilih Jadi Fokus Riset Brida Provinsi Jatim
“Saya kira ke depan karena jumlah peminatnya sangat banyak, kami sudah dari tahun kemarin mengalokasikan bagaimana jumlah SDM yang dilatih untuk tenaga IT maupun tenaga animasi serta potensinya dan sekolahnya,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Selasa (8/10/2024).
“Saya pikir Jawa Timur akan kami kembangkan betul, dan hasilnya yang kita ekspor ke luar negeri untuk tenaga animasi cukup banyak setiap tahunnya,” tambahnya.
Untuk menunjang percepatan pengembangan industri gim ini, kata Adhy, Pemprov Jatim telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan digital IT dan universitas luar negeri. Kerja sama itu untuk mencetak tenaga-tenaga handal dan profesional di bidang IT yang siap berkiprah di industri tersebut.
Sementara terkait kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, Adhy menyebut bahwa Jatim menggandeng King’s College University dan West Australian University yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menelurkan SDM yang siap diberdayakan di industri yang berkembang pesat ini.
“Malang yang terkenal menghasilkan tenaga-tenaga yang paling banyak di bidang subsektor aplikasi dan gim, baik yang di Milenial Job Center (MJC) yang mengajarkan aplikasi dan gim,” jelasnya
“Sedangkan di KEK Singhasari juga ada kampung animasi, konten garasi, coding factory, kita juga bekerja sama dengan king college university untuk digital future dan digital economy. Dan juga dengan Western Australian university dengan lima jurusan salah satunya animasi,” lanjutnya.
Ke depan, Adhy berharap kolaborasi dan sinergi antar semua stakeholder dalam melakukan percepatan dan pengembangan Industri IT, khususnya gim lokal, mampu mengangkat citra Jatim bersaing dengan Industri-industri IT luar negeri
“Tentu kita berharap, putra-putri Jatim mampu berbicara banyak di industri digital dan bersaing dengan industri luar negeri, sehingga Jawa Timur bisa mendunia dan menjadi kiblat IT bagi daerah di Indonesia,” tandasnya.
Baca Juga : Deflasi Jatim Tanda Daya Beli Melemah? Pj Gubernur: Inflasi Tetap Stabil Terkendali
Langkah yang diambil Pemprov Jatim mendapatkan apresiasi secara langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno saat Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional bersama seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia di Kantor Kemendagri Jakarta, Senin (7/10/2024) kemarin.
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan terima kasih atas atensi nyata yang dilakukan oleh Pj Gubernur Jatim terkait digitalisasi ekonomi kreatif, khususnya pengembangan industri digital di Jawa Timur.
“Tepuk tangan untuk pak Adhy Karyono, berkat keilmuan beliau saya salut, karena sudah real bergerak,” ungkapnya usai mendengar Pj Gubernur Jatim Adhy menyampaikan rencana aksi Pemprov Jatim.
Hal senada disampaikan oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar ada aktivasi rencana aksi daerah untuk pengembangan gim lokal.
“Saya mengapresiasi rencana aksi daerah untuk empat indikator aksi daerah, terima kasih kepada 11 provinsi, antara lain, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, Lampung, Sumut, Bali, DIY, Kaltim, Kepulauan Riau,” katanya.
