Terkendala Anggaran, Sertifikasi Halal Ratusan UMKM di Kota Batu Tertunda
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
A Yahya
16 - Sep - 2024, 04:56
JATIMTIMES - Percepatan Sertifikasi Halal sudah menjadi program yang setiap tahun dibuka oleh pemerintah. Tahun ini, Kota Batu bisa mengajukan sekitar 1.300 lebih permohonan. Namun karena kendala anggaran, ratusan permohonan sertifikasi masih belum diselesaikan.
Prosesnya melalui Kantor Kementerian Agama di daerah dan melibatkan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). Termasuk di antaranya program self declare, yang dinilai cukup efektif mengakselerasi capaian sertifikasi halal di Kota Batu.
Baca Juga : Projo Beri Dukungan WarSa di Pilbup Jombang
Hal tersebut dibenarkan Kepala Diskoperindag Kota Batu Aries Setiawan. Pengajuan sertifikasi halal di Kemenag Kota Batu masih tinggi. Saat ini ada 800 pengajuan sertifikasi halal yang masih proses. "Kita support tahun ini untuk pemohon sertifikasi halal 1.300-an. Yang sudah dikerjakan Kemenag tahun ini masih 600 kurang sekitar 800," ujar Aries, belum lama ini dikonfirmasi.
Ia membenarkan jika ada sekitar 600 sertifikat yang terbit. Sayangnya, 800 pengajuan yang tengah diproses itu masih ditunda. Pasalnya, dukungan anggaran sertifikasi di Kemenag sudah habis.
Dikatakan, pihaknya akan berkomitmen membantu program sertifikasi halal untuk pelaku UMKM. Tak lain sebagai dukungan agar capaian sertifikasi halal di Kota Batu segera 100 persen. "Kemenag masih kehabisan anggaran, jadi di-pending, nanti di-support oleh pemerintah daerah," kata dia.
Ia menyebut akan mengajukan tambahan anggaran lagi. Terutama untuk program self declare tahun depan. Sebab, dirinya ingin program ini berkelanjutan. "Yang jelas untuk tahun ini dulu saja, insyaallah dilanjutkan," ungkap Aries.
