Minta Percepatan, Perbaikan Sekolah Jadi Prioritas Pj Wali Kota Malang
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
04 - Sep - 2024, 03:33
JATIMTIMES - Perbaikan bangunan atau gedung sekolah menjadi salah fokus Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan. Bahkan, ia memasukan hal tersebut pada skala prioritas yang perlu untuk dilakukan percepatan.
Dari hasil kunjungan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang beberapa waktu lalu, ia mencatat ada sejumlah bangunan sekolah yang rusak. Yakni 51 gedung sekolah dasar dan 13 sekolah menengah pertama.
Baca Juga : DPRD Kabupaten Blitar Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Sejarah dan Budaya
Menindaklanjuti pertemuan itu, ia kembali mengadakan rapat teknis mematangkan rencana perbaikan gedung sekolah. Dalam rapat itu hadir pula Asisten Administrasi Pemerintahan, Asisten Administrasi Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPRPKP, dan juga Kepala Disdikbud Kota Malang.
Menurutnya, percepatan itu dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebab upaya meningkatkan mutu pendidikan harus ditunjang dengan saranan dan prasarana (sarpras) belajar yang representatif.
"Mengamati data ini (gedung rusak), maka ini menjadi satu kebutuhan, prioritas yang perlu segera dilakukan. Karena sarana dan prasarana yang representatif berdampak pada mutu pendidikan," ujar Iwan.
Dirinya pun tak memungkiri jika perbaikan itu butuh alokasi anggaran yang besar. Sehingga dalam hal ini, dirinya berencana untuk tak hanya bertumpu pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Malang saja.
Namun, ia berharap ada alokasi APBN yang bisa diakomodir melalui dana alokasi khusus (DAK) yang bisa dituangkan dalam APBD tahun 2025. Bahkan tak menutup kemungkinan, rencana itu dapat diakomodir melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (TSP).
Baca Juga : Dispendik Kota Blitar Pastikan Pembangunan Gedung SMPN 6 Tidak Ada Kendala, Progres Capai 40%
"Tentu ini butuh alokasi yang besar, tetap kita upayakan alokasi anggaran di tahun 2025 dan memaksimalkan kontribusi perusahaan melalui TSP," imbuh Iwan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Iwan menginstruksikan kepada Kepala Disdikbud Kota Malang untuk menentukan skala prioritas dan percepatan. Selain itu Penjabat Walikota Malang itu juga menginstruksikan untuk merekam kondisi eksisting gedung sekolah yang rusak bersama Kadis PUPRPKP.
"Nah ini saya minta Pak Kadisdikbud segera membuat kondisi eksisting sekolah, lalu tentukan skala prioritas dan percepatan. Pak Kadis PU juga bisa membantu rencana biaya yang dibutuhkan. Rencana saya nanti akan kita pilah, mana yang bisa kita alokasikan di APBD dan mana yang melalui TSP," jelasnya.
