BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Perlindungan Pekerja Informal di Kecamatan Songgon Banyuwangi

Reporter

Aunur Rofiq

24 - Apr - 2024, 01:51

Sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan digelar di Kecamatan Songgon


JATIMTIMES- BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Kantor Cabang Banyuwangi bekerja sama dengan Camat Songgon dalam upaya menyebarkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial bagi pekerja informal. Sosialisasi ini menjadi penting karena memberikan pemahaman mendalam tentang program-program yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, terutama dalam perlindungan terhadap tenaga kerja informal dari risiko kecelakaan kerja dan kematian.

Dalam acara yang digelar di Kecamatan Songgon Banyuwangi, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Eneng Siti Hasanah, menjelaskan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing peserta. Melalui BPJamsostek, negara memberikan kepastian kepada pekerja dan masyarakat pekerja di seluruh Indonesia terhadap risiko sosial yang mungkin terjadi.

Baca Juga : Eks Lokalisasi GS Dicek Kelayakannya Jadi Wisata Karaoke

"Setelah kami sampaikan manfaat program dan kemudahan mendaftar menjadi peserta, harapannya para peserta sosialisasi dapat segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJamsostek," terang Eneng. Ia juga menambahkan bahwa dengan perlindungan dari BPJamsostek, pekerja informal dapat merasa lebih tenang dalam menjalankan aktivitas mereka, karena sudah terlindungi dari risiko-risiko sosial yang mungkin terjadi.

Lebih lanjut, Eneng menyatakan bahwa fokus BPJS Ketenagakerjaan saat ini adalah perluasan sektor informal. Mereka peduli terhadap pekerja informal yang masih menghadapi risiko dalam pekerjaan mereka. Dengan sosialisasi ini, diharapkan pekerja informal dapat memahami hak-hak mereka dan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan manfaat besar dengan nilai iuran yang terjangkau.

"Kami mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya jaminan sosial, dan bagi pekerja sektor informal untuk menjadi peserta BPJamsostek, mulai dari supir angkutan, pemilik warung, petani, hingga pelaku UMKM," jelas Eneng.Dengan demikian, masyarakat dapat mencari penghasilan dengan lebih aman dan terjamin, terutama ketika menghadapi situasi yang tidak diinginkan.

Baca Juga : Berkas P21, Dua Tersangka Penggadai Motor Polisi di Situbondo Dijebloskan Penjara

Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial bagi pekerja informal di Banyuwangi, sehingga mereka dapat merasa lebih aman dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas pekerjaan mereka.


Topik

Peristiwa, bpjs ketenagakerjaan, bpjamsostek, banyuwangi, bukan penerima upah,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette