Cuaca Ekstrem di Kota Batu: 9 Pohon Tumbang, 5 Korban Luka
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Nurlayla Ratri
13 - Mar - 2024, 04:43
JATIMTIMES - Seharian, cuaca ekstrem angin kencang dan hujan melanda Kota Batu pada Selasa (12/3/2024). Kondisi itu mengakibatkan dampak serius di sejumlah titik.
Tercatat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menerima 11 laporan bencana. 9 di antaranya pohon tumbang hingga menimbulkan korban.
Baca Juga : 5 Tempat Donat di Malang dengan Berbagai Variasan Rasa, Cocok Sebagai Camilan Berbuka Puasa
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kota Batu merekap, setidaknya 9 pohon tumbang dalam sehari dengan dampak 5 bangunan mengalami kerusakan. Sementara korban luka yang ditimbulkan berjumlah 5 orang.
"Hasil rekap untuk hari Selasa terjadi belasan peristiwa. Banyak di antaranya pohon tumbang. Ada sembilan titik," jelas Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Doddy Fatturrachman, Rabu pagi (13/3/2024).
Dia merinci lokasi terdampak tersebar di tiga kecamatan dengan jumlah 8 desa/kelurahan. Yakni Ngaglik, Kelurahan Sisir, Oro-oro Ombo, Temas, dan Songgokerto di Kecamatan Batu.
Kemudian di Kecamatan Junrejo ada di Desa Beji, dan Kecamatan Bumiaji ada di Desa Sumberbrantas dan Tulungrejo.
"Dari kejadian sehari kemarin, ada lima korban luka," sebutnya.
Di antaranya korban luka tertimpa pohon cerry di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, atas nama Muhamad Akbar Mubarrok Hizbul. Berawal sekitar pukul 8.30 hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan pohon dengan tinggi 9 meter dan diameter 35 cm tumbang ke jalan raya. Korban sempat dibawa ke puskesmas untuk perawatan luka.
Dalam rentang waktu mulai pukul 8.30 sampai dengan malam hari pukul 20.30 BPBD mencatat ada sebanyak 6 laporan bencana pohon tumbang dan dahan patah. Data Pusdalops merinci, sejumlah peristiwa di Jl. Imam Bonjol Atas Kelurahan Sisir Kecamatan Batu, yakni di depan Hotel Pondok Jatim; Jalan Langsep, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu; kemudian Jalan menuju Pura Luhur Giri Arjuno, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.
Lokasi lain di Jalan Raya Sumberbrantas, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji; Jalan Gajah Mada, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu; lalu di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.
Baca Juga : Waspada! Wilayah di Jatim Ini Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem hingga 18 MaretÂ
Doddy menyampaikan, peristiwa pohon tumbang menyebabkan korban kembali terjadi setelah pukul 20.59 WiB, di Jalan Raya Oro-Oro Ombo, Desa Beji, Kecamatan Junrejo. Angin kencang saat terjadi hujan deras mengakibatkan pohon randu dengan tinggi kurang lebih 25 meter dan diameter kurang lebih 160 cm dan keliling kurang lebih 4 meter tumbang ke jalan raya.
Alhasil, akses jalan dari Desa Oro-Oro Ombo ke Desa Tlekung tertutup. Satu orang korban tertimpa material pohon atas nama Maksum 28 tahun. Saat itu korban mengalami luka ringan dan sempat ditangani secara medis setelah dievakuasi.
Hampir di waktu berdekatan, sekitar 20.59 WIB, pohon tumbang kembali terjadi di Jalan WR Supratman, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Pohon sono dengan tinggi 15 meter dan diameter 80 cm tumbang ke jalan raya dan menimpa 3 korban.
"Tiga korban atas nama Bambang Kurniawan warga Dusun Talangsari RT 5 RW 5 Desa Gunungsari , Vivi mega Wulan Dhari warga Dusun Talangsari RT 5 RW 5 Desa Gunungsari, dan Herlambang Bagus Pamungkas warga JL Wukir Gg 1 No 20 A Kelurah Temas," rinci Doddy.
Beberapa kejadian tersebut, menurut dia menjadi kewaspadaan bersama. Masyarakat diimbau agar berhati-hati dan selalu memperhatikan situasi saat beraktivitas di luar ruangan. Sebab, cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi. Ditambahkan, menurut prakiraan BMKG wilayah Kota Batu menjadi salah satu yang terkena imbas cuaca ekstrem disinyalir karena fenomena bibit siklon.
"Hati-hati hujan disertai angin kencang khususnya dikarenakan adanya bibit siklon, atau pusat tekanan angin rendah di selatan pulau jawa. Masyarakat dihimbau waspada akan potensi bencana yang terjadi," paparnya.
