Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat memberikan pemaparan kepada para pelajar SMK Widyagama Malang, Rabu (31/1/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
JATIMTIMES - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak mengajak seluruh pelajar Jatim untuk mengunjungi East Java Super Corridor (EJSC) yang berada di lima Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) di Provinsi Jatim.
Ajakan itu disampaikan Emil di hadapan para pelajar SMK Widyagama saat memberikan pemaparan bertajuk "Peluang Industri Game di Kalangan Gen Z" pada Rabu (31/1/2024).
Ajakan kepada para pelajar di Jatim untuk berkunjung ataupun melakukan aktivitas di EJSC masing-masing kantor Bakorwil untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dan mencari relasi.
"Silakan datang. EJSC adalah tempat untuk anak muda. tempatnya enak, bahkan membuat pegawai Bakorwil jadi agak berjiwa muda," ungkap Emil.
Mantan bupati Trenggalek itu menjelaskan awal mula terbentuknya EJSC di kantor Bakorwil yang tersebar di lima wilayah di Jatim. Yakni di Madiun, Bojonegoro, Malang, Jember, dan Pamekasan.
"Jadi, Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) punya kantor di lima wilayah di Jatim. Saat sampai di sana, kantornya ya begitu. Anak muda nggak mungkin mau datang," ujar Emil.
Suami Arumi Bachsin itu mengatakan, ketika melihat kondisi lima kantor Bakorwil yang kurang menarik, akhirnya Gubernur Khofifah meminta agar dibentuk sebuah tempat yang dapat menarik minat anak muda untuk datang ke Bakorwil. Tempat itu bernama East Java Super Corridor atau EJSC.
"Akhirnya Bu Gubernur punya ide membuat EJSC yang syaratnya harus ramah milenial. Dibuatlah desain yang milenial. gang mau meeting bisa di sana, workshop bisa di sana, ada coffee shop dan ada co-working space," jelas Emil.
Menurut dia, saat ini banyak orang maupun pelajar yang memiliki pekerjaan sampingan atau freelance. Pekerjaan itu membutuhkan tempat yang nyaman untuk menyelesaikan proyek yang diterima.
"Sekarang banyak orang yang kerja sebagai freelance. Bahkan kalau dapat job, bikin desain, animasi, itu nggak apa-apa di situ. Bisa melalui Zoom, video conference, Google Meet. Maka pemerintah mendorong untuk kerja di co-working space," ujar Emil.
Akhirnya, EJSC ditata sedemikian rupa untuk mewadahi kebutuhan masyarakat yang mencari tempat yang nyaman untuk mengerjakan proyek ataupun menggunakan salah satu tempat untuk melakukan pertemuan dengan klien.
"Jadi, masing-masing bisa mengerjakan prohek sesuai pesanan dan setelah itu bisa saling ngobrol," tandas Emil.
Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.