BPjamsostek Madura Gelontorkan Rp 110 Miliar Klaim Peserta Selama 2023

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Dede Nana

31 - Jan - 2024, 09:27

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan.(Foto : BPJAMSOSTEK)


JATIMTIMES - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Madura telah menyalurkan Rp 110,5 miliar lebih untuk seluruh klaim program BPJamsostek.

Jumlah klaim itu tercatat sepanjang 2023. Tepatnya, periode 1 Januari hingga 31 Desember 2023 senilai Rp 110.560.994.058,-

Baca Juga : PWI Tuban Datangi Kampus Ajak Pemilu Pemula Melek Politik

Sebagian besar klaim tersebut disalurkan pada program Jaminan Hari Tua (JHT). Sementara sisanya terbagi pada seluruh program BPJamsostek, yakni Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Beasiswa.

Kepala BPJamsostek Madura, Indriyatno dalam keterangan Rabu (31/01/2024) mengungkapkan perlindungan jaminan sosial merupakan salah satu hal penting bagi seluruh pekerja khususnya pekerja rentan di luar sana.

Berikut data terkait seluruh klaim program BPJamsostek Madura :

Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 96.938.145.318,- untuk 5.111 kasus

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 1.572.495.240,- untuk 125 kasus

Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 10.655.500.000,- untuk 332 kasus

Jaminan Pensiun (JP) sebesar Rp 933.707.330,- untuk 1.069 kasus

Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebesar Rp 15.096.170,- untuk 18 kasus

Indriyatno menambahkan sepanjang 2023, pihaknya telah menyalurkan beasiswa. Disebutkan, dari jumlah kasus 138 telah dibayarkan Rp 446.000.000.

“Manfaat beasiswa ini diberikan untuk 2 orang anak secara berkala setiap tahun sesuai tingkat pendidikan dari Taman Kanak-Kanak hingga S1 Perguruan Tinggi atau berupa pelatihan dengan nilai maksimal mencapai Rp 174 juta,”.

Besaran bantuan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan, yaitu :

Baca Juga : Kampanye ke Pulau Garam, Anies Yakin Madura Ada di Rombongan Perubahan

• TK sampai dengan SD/Sederajat Rp 1,5 juta/tahun, maksimal 8 tahun.

• SMP/Sederajat Rp 2 juta/tahun, maksimal 3 tahun.

• SMA/Sederajat Rp 3 juta/tahun, maksimal 3 tahun.

• Pendidikan S-1/Pelatihan Rp 12 juta/tahun, maksimal 5 tahun.

Khusus klaim JHT, BPJS Ketenagakerjaan terus menggenjot penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) di mana seluruh peserta dihimbau agar dapat mengakses aplikasi tersebut.

“Jika saldo peserta maksimal Rp 10 juta dan sudah melaksanakan pengkinian data, klaim tidak perlu datang ke kantor. Hanya melalui HP di genggaman,” tutup Indriyatno.


Topik

Pemerintahan, bpjs ketenagakerjaan, bpjamsostek, bpjs ketenagakerjaan madura,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette