Diduga Jadi Korban KDRT, Istri di Malang Tewas
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Dede Nana
25 - Jan - 2024, 09:08
JATIMTIMES - Korban diduga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) meninggal dunia usai dipaksa oleh suaminya berinisial Y (41) untuk menenggak cairan pembersih lantai.
Korban dinyatakan tewas setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, Rabu (24/1/2024) malam.
Baca Juga : Tersangka Penipuan hingga Penadah Barang Kejahatan Jalani Restorative Justice Kejari Kabupaten Malang
Berdasarkan laporan kepolisian, korban diduga KDRT bernama Dayang Santi (40) warga Perumahan Bumi Mondoroko Raya (BMR) Blok G01, Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
"Dugaan sementara, penyebab meninggalnya karena menjadi korban KDRT yang mengakibatkan korban masuk rumah sakit kemudian meninggal dunia," ungkap Kapolsek Singosari Kompol Masyhur Ade, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (25/1/2024).
Peristiwa dugaan KDRT tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Kamis (25/1/2024) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Anggota Polsek Singosari yang mendapat laporan kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan serangkaian penyelidikan.
"Kejadiannya (KDRT) pada Rabu (24/1/2024) sekitar pukul 13.00 WIB," imbuh Ade.
Kronologi peristiwa dugaan KDRT tersebut terungkap setelah anak korban mendatangi tetangga untuk meminta pertolongan. "Anak korban pada saat itu memberitahukan bahwa ibunya telah di paksa oleh bapaknya untuk meminum pembersih lantai," terangnya.
Dijelaskan Ade, sesaat setelah diduga dipaksa menenggak cairan pembersih lantai tersebut, korban mengalami muntah. Hal itulah yang membuat anak korban berinisiatif untuk mencari pertolongan kepada tetangga.
"Tetangganya kemudian mendatangi rumah korban bersama dengan anak dari korban. Pada saat itu saksi (tetangga) mendapati korban sudah dalam keadaan terlentang dan mulut mengeluarkan busa," jelasnya.
Baca Juga : Tragedi Maut Balita, Terseret Arus Selokan saat Hujan-hujanan di Blitar
Mengetahui kejadian tersebut, para tetangga kemudian membawa korban ke Puskesmas Singosari. Namun karena kondisinya sudah kritis, korban kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Marsudi Waluyo dan sempat mendapatkan perawatan medis.
"Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB informasinya korban telah meninggal dunia. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Singosari," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan media online ini, petugas kepolisian Polsek Singosari dan Satreskrim Polres Malang hingga kini masih mendalami kejadian tersebut di lokasi kejadian. Garis polisi juga telah terpasang di pagar rumah korban guna mendukung serangkaian proses penyelidikan.
"Keterangan dari saksi-saksi masih kami dalami," tukas Ade.
