Jaga Rasa, 3 Kg Tape Ketan Hitam Ludes Terjual di Pemandian Air Panas Cangar
Reporter
Irsya Richa
Editor
Dede Nana
26 - Dec - 2023, 09:26
JATIMTIMES - Usai berendam air panas di Pemandian Air Panas Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu belum lengkap rasanya menjajal kuliner tape ketan hitam. Apalagi untuk menyantap kuliner yang satu ini cukup merogoh kocek Rp 5 ribu per porsi.
Dalam satu porsi ketan hitam di atas lepek terdapat beberapa potongan lupis, tapi ketan hitam beserta kuahnya. Saat di dalam mulut, perpaduan rasa manis, asam, legit, gurih bercampur, menjadi penutup yang nikmat usai berendam.
Baca Juga : Bersama Batu, Manusia Seperti Ini Akan Jadi Bahan Bakar Api Neraka
Apalagi proses membuat tape ketan hitam buatan Sutamin ini dibuat dengan proses yang cukup lama. Membuat rasa lupisnya kenyal, gurih, berbeda dengan lainnya. “Waktunya masak lupis selama 5 jam, kalau kurang dari itu rasanya kurang,” ungkap Sutamin.
Sementara proses membuat tape ketan hitam pun waktunya juga tidak jauh berbeda. Sebab untuk memastikan tekstur tape terasa empuk tetap terjaga. “Supaya pelanggan tidak kecewa kami kalau jual harus sesuai yang pas,” imbuh Sutamin sambil meladeni pelanggan.
Selain tape ketan hitam, Sutamin juga menyuguhkan air dari tape ketan hitam yang dimasukkan ke dalam botol-botol plastik berukuran seukuran 1500 mili liter dan 600 mili liter. Untuk yang ukuran 1500 mili liter harganya Rp 10 ribu dan 600 mili liter Rp 5 ribu.
“Kalau air ketan hitam ini harus didiamkan selama 3 hari. Kalau kurang dari tiga hari rasanya jadi gak manis,” tambah Sutamin.
Baca Juga : Wali Kota Balikpapan Rahmad Bantah Pernyataan Cak Imin di Debat Cawapres
Sutamin yang sudah berjualan di sana sejak tahun 70-an mengaku saat di akhir pekan atau liburan saat ini, setiap harinya harus menyiapkan 3 kilogram ketan hitam dan ketan putih untuk dijadikan lupis 1,5 kilogram.
“Alhamdulilah asal tetap menjaga rasa, pulang dagangan habis,” ujar Suramin...