Jadi Tersangka, Wamenkumham Eddy Hiariej Ajukan Pengunduran Diri ke Jokowi
Reporter
Mutmainah J
Editor
Yunan Helmy
06 - Dec - 2023, 10:09
JATIMTIMES - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej mengundurkan diri dari kabinet Joko Widodo usai ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi dan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal itu diungkap oleh Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. Ari menyebut surat pengunduran diri Eddy telah diterima Kementerian Sekretariat Negara.
Baca Juga : Dikritik Gibran Soal SMK Jadul, Ganjar Langsung Beri Jawaban Menohok
"Ada surat pengunduran diri Pak Wamenkumham kepada Bapak Presiden yang akan segera disampaikan ke Bapak Presiden," kata Ari dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (6/12).
Ari menyebut surat pengunduran diri itu masuk ke Setneg hari Senin. Namun dia tidak menyebut tanggal pastinya. "Kalau tidak salah masuk hari Senin lalu," ujarnya.
Ari pun belum mengetahui isi surat pengunduran diri tersebut. Dia menekankan surat itu akan segera disampaikan setelah Jokowi tiba di Jakarta.
"Saya belum lihat suratnya, tapi surat ditujukan ke Bapak Presiden dan segera disampaikan setelah bapak presiden kembali ke Jakarta," ujarnya.
Diketahui, Jokowi sedang berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 6 Desember 2023, melanjutkan lawatan hari ketiga ke provinsi tersebut. Presiden dijadwalkan untuk pulang ke Jakarta sore ini setelah menyelesaikan agenda di NTT.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat bicara soal Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharief Hiariej atau Eddy Hiariej yang telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jokowi menegaskan, penetapan tersangka Wamenkumham hendaknya ditanyakan langsung ke KPK, bukan dirinya. "Ditanyakan ke KPK, bukan ke saya," tegas Jokowi seusai menghadiri puncak acara Hari Guru Nasional 2023 di Indonesia Arena Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (25/11/2023).
Baca Juga : Baca Selengkapnya