Dana Bantuan Politik di Banyuwangi Batal Naik, Ini Penyebabnya

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

06 - Oct - 2023, 12:58

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Mujiono saat menyerahkan berkas kepada pimpinan dewan di ruang rapat paripurna DPRD Banyuwangi (foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES


JATIMTIMES - Batalnya kenaikan dana bantuan politik (banpol) di kabupaten Banyuwangi dari Rp.  3.000 menjadi Rp 6.000 karena ada salah satu penyebab. 

Penyebab itu adalah peraturan menteri dalam negeri (permendagri) yang berbunyi apabila pemerintah daerah akan menaikkan banpol  harus ada rekomendasi dari gubernur dan hal tersebut dilakukan tahun sebelum berjalan.

Baca Juga : Kaesang Bertemu Puan, Prabowo Mania 08 Malah Yakin PSI Akan Dukung Prabowo

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Banyuwangi Mujiono  karena tidak ada rekomendasi dari gubernur Jatim sedangkan anggarannya ada, maka hal itu menjadi kekurangan pemerintah Banyuwangi dalam mengikuti perkembangan aturan yang sangat dinamis dan semuanya luput.

Kelanjutannya, Pemkab Banyuwangi  mengajukan lagi kepada pemerintah provinsi dengan harapan pada 2024 dana banpol bisa naik dari Rp 3.000 menjadi Rp 6.000.

“Kami menilai bukan mengalami keterlambatan. Tetapi pada saat mengajukan pencairan, ada informasi dari kabupaten/kota lain itu harus ada rekomendasi dan ternyata Banyuwangi tidak ada. Sehingga kami tidak berani mencairkan untuk yang Rp 6.000 daripada di kemudian hari ada masalah,” jelas  Mujiono.

Pada akhirnya setelah ada rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, semuanya bisa menerima dan kembali kepada tahun 2022 tetap Rp 3.000.

Baca Juga : KPU RI Terbitkan Surat Dinas, PPP Banyuwangi Akhirnya Serahkan Berkas Pencermatan DCT

“Bahkan legislatif juga ikut koordinasi ke provinsi agar bisa mendengar sendiri dan tidak sepihak serta bisa sama-sama menyadari dan menerima untuk dianggarkan lagi pada tahun 2024,” pungkas Mujiono.


Topik

Politik, Bantuan politik, banpol, Banyuwangi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette