Viral, Modus Penipuan Mengaku Admin BPJS Ketenagakerjaan
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
01 - Sep - 2023, 02:18
JATIMTIMES - Modus penipuan phishing semakin marak terjadi. Usai viral mengaku sebagai kurir, kini ada modus phishing mengaku admin BPJS Ketenagakerjaan alias BPJamsostek.
Dalam aksinya, pelaku membuat akun IG @jmojamsostekmobile dengan mencantumkan nomor WA yang bisa dihubungi. Jika tidak jeli saat mencari akun BP Jamsostek yang asli, bisa saja mengira ini adalah akun palsu tersebut merupakan akun asli. Terbukti, ada 9 ribu followers dalam akun tersebut. Padahal, akun Instagram resmi BPJS Ketenagakerjaan adalah @bpjs.ketenagakerjaan.
Baca Juga : Heboh Indomie Disebut Hasil Kudeta dari Djajadi Djaja, Mie Gaga Angkat Bicara
Seperti diunggah oleh akun @indozone.id, tampak seorang warganet bernama Ara nyaris menjadi korban penipuan phishing oleh akun yang menyaru sebagai BPJS Ketenagakerjaan itu. Awalnya pada Rabu (30/8/2023), Ara tidak bisa login ke aplikasi BPJS Ketenagakerjaan. Dia lalu mencari di Instagram dan menemukan akun tersebut, serta menghubungi nomor WA yang tertera.
Anehnya, saat menghubungi WhatsApp tersebut, Ara diminta menginstall aplikasi tertentu. Saat file dibuka, peringatan aplikasi berbahaya langsung keluar.
Dalam percakapan antara Ara dengan penipu, Ara dibujuk paksa untuk menginstall aplikasi dan memasukkan data diri, email, dll, di aplikasi itu. Ara yang sadar ini penipuan langsung mengambil tindakan tegas.
Saat akun IG @jmojamsostekmobile dicek kembali, rupanya ada beberapa korban yang telah tertipu dan saldo JHT nya dikuras.
Ketika penipu tersebut sadar kedoknya terbongkar, dia pun marah-marah dan mengirimkan pesan tidak senonoh kepada Ara. Bahkan hingga mengirimkan video tak senonoh pada Ara.
Baca Juga : Profil Guru yang Gunduli 19 Siswi SMPN Sukodadi, Gegara Tak Pakai Ciput Saat Berjilbab
"Udahlah nggak perlu marah-marah nanti saya puasin nanti ya nanti saya ambil dari depan atau dari belakang atau mau di atas atau mau di bawah lama lu tahannya itu kira-kira 1 jam setengah," pesan penipu.

Usai ketahuan, penipu mengirimkan pesan tak senonoh kepada korban. (Foto: Instagram)
Untuk memastikan agar tak terkena penipuan, selalu pastikan kamu menghubungi nomor kontak resmi ya. Jangan sampai menjadi korban penipuan dan mengalami kerugian besar.
