Ternyata Ini Asal Mula Peringatan Hari Pramuka Jatuh pada 14 Agustus

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

14 - Aug - 2023, 09:07

Gambar para siswa yang mengikuti kegiatan pramuka.(foto: Google)


JATIMTIMES - Pramuka atau praja muda karana merupakan salah satu organisasi kepanduan yang mendunia, tak terkecuali di Indonesia. Peringatan Hari Pramuka di Indonesia jatuh pada setiap tanggal 14 Agustus. 

Banyak orang pun penasaran dengan sejarah peringatan Hari Pramuka yang jatuh tiap 14 Agustus. Mengapa?

Baca Juga : Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Lencana Pancawarsa VI kepada Bupati Hendy

Seperti diketahui, pramuka dikenal dengan scouting atau scount movement dan tak bisa dilepaskan dari sosok Lord Baden Powell sebagai bapak pramuka dunia. 

Lord Baden Powell sendiri adalah seorang anggota angkatan darat di Inggris. Dia sempat menulis buku yang berjudul Scouting for Boys. Buku tersebut berisi panduan bagi remaja untuk melatih keterampilan dan ketangkasan, cara bertahan hidup, hingga pengembangan dasar-dasar moral.

Ide dari Lord Baden Powell tersebut telah menyebar di seluruh dunia. Oleh karenanya, hari lahir Robert Baden-Powell tanggal 22 Februari diperingati sebagai Hari Pramuka Internasional. Tepatnya ia lahir di London pada 22 Februari 1857.

Lalu kenapa Hari Pramuka di Indonesia diperingati tiap 14 Agustus? Mengutip laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pada 14 Agustus 1961, gerakan praja muda karana (pramuka) dikenalkan pertama kepada seluruh rakyat Indonesia.

Pada 14 Agustus 1961, sekitar 10.000 anggota pramuka mengadakan apel besar yang diiringi pula dengan kegiatan pawai tentara di depan Presiden Soekarno, tepatnya berlokasi di Jakarta. 

Sebelum kegiatan pawai tentara, Presiden Soekarno melantik anggota Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari di Istana negara. Bahkan, Presiden Soekarno kala itu juga menyampaikan anugerah tanda penghargaan serta kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961).

Dalam catatan sejarah Hari Pramuka, tanda penghargaan serta kehormatan pramuka diberikan kepada Presiden Soekarno kepada Ketua Kwartir Nasional Sri Sultan Hamengku Buwono IX. 

Oleh karenanya, peristiwa perkenalan gerakan pramuka pada 14 Agustus 1961 itulah kemudian dijadikan sebagai peringatan Hari Pramuka. Di Indonesia pun Sri Sultan Hamengku Buwono IX dijuluki sebagai Bapak Pramuka Indonesia.

Mengutip laman Pramukarek.or.id, gerakan pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan, di antaranya berikut ini:

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Alumni, Tim Pengabdian Departemen Administrasi Pendidikan FIP UM Gelar Pelatihan Pelayanan Prima

1. Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai Hari Tunas Gerak Pramuka.

2. Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka, sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai Hari Permulaan Tahun Kerja.

3. Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka.

4. Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, serta penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961.

5. Selain pelantikan pengurus Gerakan Pramuka, pada tanggal 14 Agustus 1961 pula dilangsungkan defile Pramuka yang bertujuan untuk memperkenalkan secara resmi Gerakan Pramuka Indonesia kepada khalayak. Sejak itu, tanggal 14 Agustus kemudian dikenal sebagai Hari Pramuka. 

Demikian informasi mengenai awal mula kenapa 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka. Semoga bermanfaat. 


Topik

Serba Serbi, Pramuka, Hari Pramuka, Pramuka Indonesia,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette