Wali Kota Malang Apresiasi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital

Reporter

Riski Wijaya

26 - May - 2023, 12:45

Wali Kota Malang Sutiaji memberikan cendera mata kepada Komandan Korem 083/Baladhika Jaya usai membuka Gerakan Nasional 1.000 Startup.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).


JATIMTIMES - Wali Kota Malang mengapresiasi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital yang kembali digelar di seluruh Indonesia. Di Kota Malang, gelaran tersebut secara simbolis dibuka di Gedung Malang Creative Centre (MCC), Kamis (25/5/2023).

Secara tidak langsung gerakan itu gayung bersambut dengan program yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Salah satunya dengan pembagunan MCC dengan pengembangan 17 subsektor industri ekonomi kreatif di dalamnya.

Baca Juga : Wali Kota Malang Yakini Iklim Start Up Digital di Kota Malang Bakal Tumbuh Subur 

"Saat Kota Malang ditasbihkan jadi kota kreatif di Indonesia, Malang sudah menangkap bahwa bonus demografi harus ditangkap oleh pemuda dan harus menjadi kekuatan Indonesia ke depan," ujar Sutiaji saat memberikan arahan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Muhammad Imam Gogor. Dalam gerakan ini juga turut melibatkan jajaran personelnya untuk turut mengambil peran.

Sehingga ke depan, dirinya berharap agar hal itu juga dapat disambut dengan seluruh jajaran di wilayah masing-masing. Sehingga selaras dengan upaya para pemuda di Kota Malang dalam menjawab tantangan tersebut.

"Jadi personel Babinsa bisa mengerti untuk berkolaborasi dengan Lurah, dilanjutkan kepada Camat bersama para Danramil, mengajak ke depan bagaimana anak-anak bangsa juga disibukkan upaya dan usaha untuk dirinya sendiri," jelas Sutiaji.

Dengan begitu, harapannya secara berangsur bisa menumbuhkan kemandirian di kalangan pemuda. Dan secara berkelanjutan juga akan menjadi startup baru dan berkontribusi menuju Indonesia lebih maju.

"Apalagi pada tahun 2045, sudah dicanangkan bahwa Indonesia akan masuk menjadi 4 negara raksasa di dunia. Dan mulai sekarang sudah ditata, ekonomi kuat dan seterusnya," kata Sutiaji.

Sementara itu, Kolonel Inf. Muhammad Imam Gogor mengatakan, bahwa program tersebut memiliki potensi besar untuk melahirkan pendiri startup yang kompeten dan berbakat di masa depan. Dirinya pun turut mengapresiasi gerakan tersebut.

"Karena dapat dilihat secara jelas manfaat yang ditawarkannya dalam mempercepat perkembangan perusahaan rintisan dan mendorong kesuksesan mereka," jelas Kolonel Inf. Gogor.

Baca Juga : Buka Sosialisasi Pendidikan Politik, Wali Kota Kediri: dari Politik dan Pemilu Bisa Bawa Indonesia Semakin Maju 

 

Dalam hal ini dirinya menjelaskan bahwa pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya untuk dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat. Tentu untuk turut secara aktif mencari solusi atas permasalahan di tengah masyarakat.

"Salah satunya dengan startup digital. Semua sendi kehidupan yang juga melibatkan Babinsa bisa disentuh dengan start up digital. Ada inovasi seperti Kopi Babinsa, ada juga Padi Organik dan masih banyak lainnya. Itu semua saya rasa perlu disentuk teknologi," jelasnya.

Sebagai informasi, gerakan tersebut diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI). Yang bertujuan untuk mencetak 5.000 startup digital.

Sejak dimulainya program ini pada tahun 2016 lalu, gerakan tersebut telah berhasil menghimpun lebih dari 85.000 calon pendiri startup dan menghasilkan lebih dari 1.426 startup digital di seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan lebih dari 400 mentor dan 300 penggerak lokal dari berbagai sektor industri.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette