Berpisah 23 Tahun, Anak di Tulungagung Ini Akhirnya Ketemu Orang Tua Kandungnya

Reporter

Anang Basso

Editor

Dede Nana

13 - May - 2023, 02:37

Didampingi Ps Kanit Intelkam Polsek Boyolangu, Jihan dan ayahnya akhirnya bertemu / Foto : Dokpol for Tulungagung Times


JATIMTIMES - Kerinduan dan rasa penasaran seorang anak pada orang tua kandung di Tulungagung, akhirnya terobati. Penantian selama 23 tahun lamanya itu, membuat Jihan Ardisha Luckyta (23) warga Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, akhirnya terwujud. 

Dengan difasilitasi pihak Polsek Boyolangu, Jihan yang sebelumnya telah mencari orang tuanya melalui salah satu stasiun radio ini, dapat bertemu orang tua kandungnya.

Baca Juga : Hingga Batas Akhir Pendaftaran, Polres Tulungagung Buka Layanan SKCK bagi Bacaleg

Kapolsek Boyolangu AKP Tri Nuartiko saat dikonfirmasi membenarkan dan membeberkan kisah Jihan hingga akhirnya bertemu orang tuanya yang sama-sama masih berada di Kabupaten Tulungagung ini.

"Mendapatkan informasi dari salah satu radio swasta bahwa ada seseorang perempuan umur 23 tahun alamat Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru mencari keberadaan orang tua kandungnya yang sudah lama berpisah yang beralamat di Boyolangu," kata Triantiko, Jumat (12/5/2023).

Saat itu, Jihan dibantu oleh Ps Kanit Intelkam Aipda Abas Agus untuk mencari informasi keberadaan orang tuanya sesuai keterangan yang disampaikan. Tidak perlu waktu lama, karena Agus Abas sebelum menjabat Ps Kanit Intelkan dulunya menjabat sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu.

"Kebetulan kenal dengan orang tuanya," ujarnya.

Orang tua Jihan diketahui bernama Agus Kayadi dengan alamat RT 01 RW 2 Desa Serut, Kecamatan Boyolangu. Terpisahnya anak dan orang tuanya awalnya pada tahun 2000, Jihan lahir secara prematur.

"Saat itu, orang tuanya secara ekonomi tidak sanggup merawat dan akhirnya anaknya ini diadopsi secara sah lewat rumah sakit Dr Iskak Tulungagung," imbuhnya.

Baca Juga : Seorang Dosen Muhammadiyah Surabaya Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kasus Ditutupi Hingga Saat ini

Saat itu, Jihan masih berumur dua hari dari lahir diadopsi oleh Wiji (60) dan beralamat di  Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru. Sedangkan, awal mula Jihan mencari orang tua kandungnya ketika ia masih duduk di bangku kelas 2 SD menemukan ada surat adopsi atas namanya yang disimpan oleh orang tua adopsi atas nama Wiji.

"Semenjak itulah sang anak mencari keberadaan orang tuanya termasuk meminta bantuan ke salah saru radio swasta," ungkapnya.

Berkat bantuan anggota Polsek Boyolangu, perpisahan antara anak kandung dan orang tuanya berhasil dipertemukan di rumah ayah kandungnya yang beralamat di Dusun Kates, Desa Serut, Kecamatan Boyolangu.


Topik

Peristiwa, peristiwa tulungagung, kisah pecarian ayah kandung,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette