Massa Penyerang Polres Jeneponto Rupanya Oknum TNI, Begini Kronologinya

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

27 - Apr - 2023, 10:48

Penampakan kerusakan Polres Jeneponto usai diserang massa tak dikenal. (Foto dari internet)


JATIMTIMES - Pada Kamis (27/4/2023) Polres Jeneponto  Sulawesi Selatan diserang oleh ratusan massa.  Massa itu rupanya oknum TNI.

Akibat penyerangan itu, seorang personel kepolisian mengalami luka tembak. Tak hanya itu saja, sejumlah ruangan Mapolres Jeneponto juga mengalami kerusakan.

Baca Juga : Viral, Kepala Balita Tersangkut Kaleng Biskuit, Netizen: Apapun Masalahnya Damkar SolusiĀ 

Berdasarkan laporan yang diterima dan berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana mewakili Kapolda mengungkap kronologi penyerangan itu.

Kejadian tersebut bermula sekira pukul 01.45 Wita. Sekitar 100 oknum TNI melempari ruangan Si Propam Polres Jeneponto dengan menggunakan batu dan bom molotov, yang juga mengenai Masjid Asy Syurti.

Para pelaku yang terdiri dari para oknum TNI itu melakukan pelemparan menggunakan batu ke dalam Mapolres Jeneponto, sementara beberapa kali terdengar suara tembakan dari para pelaku.

"Kemudian para pelaku melakukan pelemparan menggunakan batu ke dalam Mapolres Jeneponto serta beberapa kali terdengar beberapa tembakan dari para pelaku penyerangan," katanya. 

Kemudian sekitar pukul 02.00 Wita seorang korban yang mengalami luka tembak di bagian perut dievakuasi oleh personel Polres Jeneponto. Tembakan peringatan yang dilepaskan oleh personel Polres Jeneponto berhasil mendesak para pelaku untuk mundur.

Usai para pelaku didesak mundur, personel Polres Jeneponto kemudian berusaha memadamkan api yang berkobar di beberapa ruangan.

Lalu pada 03.00 wita Kasrem 141/Tp Kolonel Inf Muhammad Arif Suryandaru bersama Dandim 1425/Jp tiba di Mapolres Jeneponto dan ditemui langsung oleh Kapolres Jeneponto AKBP Andi Erma Suryono dan langsung mengecek lokasi kejadian.

Berlanjut pada pukul 03.20 Wita personel unit Identifikasi melakukan identifikasi dan memasang garis polisi di ruang Si Propam Polres Jeneponto serta mengamankan barang bukti bom molotov.

Baca Juga : Polisi Dalami Kecelakaan Beruntun di Pagak yang Diduga Dipicu karena Sopir Mabuk Miras

Akibat serangan itu pintu dan kaca jendela di sejumlah ruangan di Mapolres Jeneponto mengalami kerusakan. Sebuah mobil Avanza warna putih yang berada di lokasi juga mengalami kerusakan.

Seorang personel Polres Jeneponto atas nama Bripka Musmuliadi terkena luka tembak pada bagian perut.

Komang Suartana juga membenarkan adanya satu orang anggota Polres Jeneponto bernama Bripka Mus Mulyadi yang mengalami luka tembak akibat penyerangan tersebut.

"Benar ada (anggota) yang terluka dan sementara dalam perawatan di rumah sakit Bhayangkara. Dia Kena peluru tembakan pada bagian perut," ujarnya.

Diduga penyerangan ini berkaitan dengan insiden kesalah pahaman antara oknum TNI dengan personil Polres Jeneponto yang terjadi sebelumnya. Pada Rabu, (26/4/2023) upaya mediasi telah dilakukan untuk mendamaikan kedua belah pihak, namun belum ada kesepakatan yang tercapai.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, Polres Jeneponto, tawuran TNI polri, Indonesia, TNI versus Polri,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette