Volume Kendaraan di Kota Malang Meningkat, Rekayasa Lalin Mulai Dilakukan

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

26 - Apr - 2023, 09:12

Arus lalu lintas yang ada di sekitar Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang (foto: istimewa)


JATIMTIMES - Arus lalu lintas pada H+4 lebaran di Kota Malang meningkat 30 persen. Hal itu berdasarkan pantauan dari Satlantas Polresta Malang Kota, Rabu (26/4/2023) siang.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan bahwa volume kendaraan yang masuk ke Kota Malang meningkat hingga 30 persen. Meski libur lebaran sudah masuk penghujung.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Cuan dari Aplikasi Penghasil Uang Tercepat

“Volume kendaraan meningkat 30 persen, tapi arus terkendali aman dan lancar,” kata perwira menengah (pamen) polisi berpangkat satu melati itu.

Dijelaskan Fani meski terjadi peningkatan volume kendaraan, tidak ada penumpukan kendaraan. “Penumpukan kendaraan tidak ada, hanya volume saja yang meningkat, dan lebih banyak di exit tol Madyopuro,” jelas Fani.

Demi membuat arus balik lancar, Fani mengaku langsung melakukan pergerakan agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas. Dalam hal ini dengan menurunkan tim dan melakukan rekayasa lalu lintas.

“Antisipasi langsung di lokasi saat terjadi kepadatan. Jadi kami turunkan tim dan langsung melakukan rekayasa lalu lintas,” beber Fani.

Baca Juga : Arus Balik di Terminal Arjosari Mulai Merangkak Naik

Disinggung masalah kecelakaan lalu lintas, Fani menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada laporan terkait hal tersebut. “Kalau kecelakaan Alhamdulillah tidak ada dan saya minta doa masyarakat Kota Malang agar tidak terjadi hal tersebut,” tutur Fani.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peningkatan volume kendaraan ke Kota Malang mulai terjadi pada Selasa (25/4/2023) kemarin. Dimana persentase lonjakan volume kendaraan sebesar 20 persen.


Topik

Peristiwa, Kota malang, liburan lebaran, Akhmad Fani Rakhim, macet kota malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette