Sempat Dibantah, Anggota DPR RI Sebut 6 Prajurit TNI Gugur dan 21 Lainnya Hilang Usai Diserang KKB di Nduga
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Nurlayla Ratri
18 - Apr - 2023, 01:56
JATIMTIMES - Jika sebelumnya pihak TNI menegaskan bahwa jumlah prajurit yang gugur hanya satu orang, kali ini Anggota Komisi I DPR RI Bidang Pertahanan, Yan P Mandenas mengungkap sebaliknya. Dia menyebut ada 6 prajurit TNI gugur dan 21 lainnya hilang usai diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua Pegunungan.
"Menyikapi situasi kontak tembak di Mugi, Kabupaten Nduga, pertama aparat TNI yang menjadi korban kekerasan dari KKB turut berduka cita yang mendalam terhadap anggota TNI yang 6 orang gugur dan 21 orang yang belum diketahui. Ini informasi yang dapatkan yang berkembang," kata Mandenas, dikutip DetikSulsel, Senin (17/4/2023).
Baca Juga : 5 Tips Atur Keuangan Jelang Mudik
Menurut Mandenas aparat TNI dan Polri perlu kehati-hatian untuk melakukan pengejaran teehadap KKB. Itu karena seringkali rakyat sipil menjadi korban.
"Saya pikir situasi penyisiran yang mengorbankan aparat sipil hanya akan menimbulkan dendam dan konflik di masa depan. Kalau proses operasinya seperti itu lagi," ungkap Mandenas.
"Apabila dendam terjadi, maka persoalan di Papua tidak akan berhenti dan akan terus bergejolak karena aksi balas dendam akan terus dilakukan warga sipil di Papua khusus di Nduga dan daerah konflik lainnya," imbuhnya.
Diketahui, Yan Mandenas adalah anggota DPR asal Papua. Politisi Gerindra tersebut dipilih menjadi anggota DPR RI melalui Dapil Papua.
Baca Juga : Indra Bekti dan Aldila Jelita Resmi Bercerai Per-Hari Ini
Sebelumnya pihak TNI menegaskan bahwa jumlah prajurit gugur yang bisa dikonfirmasi kebenarannya hanya satu orang.
"Terkait jumlah gugur dan luka-luka belum bisa dipastikan berapa jumlahnya," kata Kapendam Cenderawasih Kolonel Herman Taryaman pada Minggu (16/4/2023).
