J-Berbagi Solidkan Seluruh Stakeholder Bersatu Padu Tuntaskan Stunting, AKI, dan AKB
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Yunan Helmy
05 - Apr - 2023, 02:49
JATIMTIMES - Jampi, seorang lansia yang hidup sebatang kara di Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, Jember, tersontak kaget saat mengetahui Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU mengunjungi rumahnya.
Wanita yang jauh dari anaknya dan kehidupannya bergantung dari tetangga ini juga mengaku belum terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Baca Juga : 6 Ide Hampers Lebaran Cocok Dibagikan Sahabat, Kolega hingga Keluarga
Hal tersebut menjadi titik fokus Bupati Hendy agar segera kembali melakukan verifikasi faktual secara periodik. “Verifikasi faktual itu penting dan harus dilakukan secara periodik. Dampak Jember Berbagi (J-Berbagi), Pemkab Jember dan seluruh stakeholder turun secara langsung melihat warga Jember dengan segala macam kondisinya,” ungkap bupati.
Dengan begitu, Pemkab Jember bisa menjalin kedekatan kepada masyarakat serta memberikan bantuan secara langsung. Adapun bantuan yang diberikan yakni pemberian PMT gizi, sembako, dan sejumlah bantuan lainnya.
Tak hanya itu. Penanganan stunting, AKI ( angka kematian ibu), AKB (angka kematian bayi), dan kemiskinan ekstrem menjadi perhatian utama Pemkab Jember. “Penanganan stunting perlu dikontrol. Hal ini karena anak-anak kita akan menjadi penerus bangsa ke depannya,” lanjut bupati.
Langkah Pemkab Jember dalam membuat Satgas J-Penting Aksi (Jember Pusat Edukasi dan Penurunan Stunting, AKI, AKB, dan Kemiskinan Ekstrem) merupakan upaya dalam penanganan kasus stunting.
Baca Juga : Siapkan Rp 41,9 Miliar, THR ASN Pemkot Malang Tunggu Penetapan Perwal
“Kolaborasi ini sangatlah penting. Oleh karenanya, laporan dari ketua RT/RW mengenai warganya kepada camat sangat dibutuhkan. Mari kita memiliki semangat yang sama untuk menyelesaikan kasus ini,” pungkas Hendy.
