DPRD Jatim Tampung Aspirasi Santri dan Ponpes, Gus Fawait: Kita Perjuangkan Alokasi Anggaran Lebih Besar di APBD 2023

Editor

Dede Nana

24 - Oct - 2022, 12:10

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, M. Fawait


JATIMTIMES - Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur berkomitmen memperjuangkan aspirasi santri dan pesantren dalam anggaran pendapatan dan belanja (APBD) Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2023. Apalagi Jatim dianggap merupakan pusat berdirinya pesantren jika di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim Muhammad Fawait.

Politikus muda yang akrab disapa Gus Fawait itu menjelaskan, saat ini DPRD Jatim sedang melakukan pembahasan rancangan APBD 2023. Karena itu pihaknya akan memperjuangkan alokasi anggaran yang lebih besar kepada pondok pesantren.

Baca Juga : Dalam 8 Tahun Nilai Surplus Pajak Daerah Kabupaten Malang Tembus Rp 301 Miliar

"Pesantren mempunyai dampak ekonomi kepada masyarakat di sekitar. Karena itu, dengan memberi perhatian kepada pesantren akan berdampak luas pada masyarakat sekitar pesantren," kata Gus Fawait dalam keterangannya, Minggu (23/10/2022).

Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini mengungkapkan, pihaknya akan memperjuangkan pemberdayaan kepada santri. Pihaknya akan mendorong pemerintah untuk memberikan pelatihan enterpreneur kepada para santri.

Gus Fawait melanjutkan, dengan begitu akan tercipta pelaku UMKM baru dengan produk yang bisa bersaing di pasaran. Tentunya ini akan menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus menumbuhkan perekonomian masyarakat.

"Untuk urusan ngaji, santri tak perlu diragukan. Demikian pula kecintaan pada NKRI. Di hati santri pasti ada kecintaan pada NKRI. Saat ini yang terpenting memberdayakan santri secara ekonomi," ujar anggota Komisi C DPRD Jatim ini.

Gus Fawait mengaku berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengakui eksistensi santri dengan ditetapkannya Hari Santri yang diperingati secara nasional. Pada hari santri 22 Oktober 2022, pihaknya juga memperingati dengan melaksanakan Apel Sholawat Kebangsaan di Desa Ranu Pakis Lumajang, bersama para santri.

Baca Juga : Juarai Beberapa Kategori Festival Padang Pasir, UIN Malang Jadi Juara Umum Tingkat Nasional 

Bendahara GP Ansor Jatim ini mengingatkan, sesuai prediksi ekonomi nasional akan gelap pada tahun 2023. Sebab itu, perlu penguatan dengan ekonomi domestik, caranya dengan memunculkan UMKM baru yang berasal dari santri. 

"Fraksi Gerindra memperingati Hari Santri 22 Oktober secara konkret dengan komitmen memperjuangkan santri dan pesantren. Termasuk pemberdayaan santri," pungkas pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib, Al Qodiri IV Jember tersebut. 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette