Tragedi Kanjuruhan, Satu Aremania Asal Kabupaten Blitar hingga Kini belum Ditemukan

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

04 - Oct - 2022, 12:24

Proses evakuasi korban tewas Aremania asal Kabupaten Blitar.(Foto : Istimewa)


JATIMTIMES - Satu orang Aremania warga Kabupaten Blitar dilaporkan belum diketahui keberadaanya setelah Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati menyampaikan sejumlah warga asal Kabupaten Blitar sempat hilang usai tragedi Kanjuruhan Malang. Setelah dilakukan pencarian sebanyak lima orang sudah ditemukan, namun ada satu orang yang hingga berita ini ditulis belum ditemukan keberadaanya.

Baca Juga : Menko Muhadjir Effendy sebut Total Korban dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan 448 Orang, Meninggal 125 orang

"Untuk lima orang yang kemarin dalam proses pencarian, sudah ditemukan. Mereka sudah kembali ke rumah masing-masing," kata dr Christine, Senin (3/10/2022).

Christine menambahkan, satu warga Kabupaten Blitar yang masih belum ditemukan adalah seorang pemuda asal Kecamatan Panggungrejo. Informasi yang diterima dari pihak keluarga, korban diketahui bernama Ade Yovana Sandra (23).

"Informasinya dari kakak korban. Korban berjenis kelamin laki-laki, berusia 23 tahun. Korban belum ketemu saat ini, masih dalam pencarian," terangnya.

Lebih dalam dr Christine menyampaikan, sejumlah warga asal Kabupaten Blitar sebelumnya dinyatakan hilang dalam tragedi Kanjuruhan. Setelah dilakukan pencarian dan berhasil ditemukan, sebagian diantarkan pulang oleh petugas namun ada pula yang dijemput oleh keluarganya.

Baca Juga : Duka Mendalam Tragedi Kanjuruhan, Seluruh Tanah Air Kirim Doa dan Penghormatan

"Iya ada yang luka - luka ringan, tapi kebanyakan semuanya berada dalam kondisi sehat," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, 5 warga Kabupaten Blitar dinyatakan meninggal dunia menjadi korban tragedi Kanjuruhan. Kelima korban itu masing-masing Mochamad Rizki Darmawan (15) warga Lingkungan Plosorejo Kelurahan Bence Kecamatan Garum,  Mungizul Hidayatullah (17) warga Kelurahan Kedungbunder Kecamatan Sutojayan, Khoirul Huda (28) warga  Sidodadi Kecamatan  Garum.Andika Bayu Pradana (18) warga  Dusun Salam Desa Kedawung Kecamatan Nglegok dan Mohamad Mustofa (15)  warga Desa Bangsri Kecamatan Nglegok.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette