1 Agustus Masuki Masa Purna, Kepala DLH Kota Malang: Saya Banyak Belajar dari 1.360 Staf DLH

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

01 - Aug - 2022, 03:36

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto saat ditemui JatimTIMES.com, Kamis (28/7/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto per hari Senin, 1 Agustus 2022 telah memasuki masa pensiun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

"Alhamdulillaah InsyaAllah per 1 Agustus sudah free man, sudah purna," ungkap Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto kepada JatimTIMES.com.

Baca Juga : PCNU Kota Malang Satukan Abah Anton dengan Sutiaji di Posisi Mustasyar

Wahyu menyebut, selama 33 tahun 4 bulan dirinya berkarir sebagai PNS, banyak sekali pengalaman yang ia dapat dari 17 posisi di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang. Terakhir Wahyu menjabat sebagai Kepala DLH Kota Malang.

"Saya itu kurang lebih sudah 17 kali berpindah di OPD. Saya pernah di Dishub, Satpol, Asisten, Camat, Dispenda, Bakesbangpol, Dinas Koperasi, Dinas Perumahan, berputar-putar di sana. Ini terakhir di DLH," ungkap Wahyu kepada JatimTimes.

Pejabat publik yang telah malang melintang puluhan tahun di berbagai OPD ini menjelaskan, bahwa di posisinya terakhir sebagai Kepala DLH Kota Malang banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat berarti dari 1.360 staf di DLH Kota Malang.

Terkhusus, Wahyu yang kerap kali berinteraksi dengan para staf di lapangan berjumlah sekitar 860 orang itu mendapatkan banyak pelajaran. Mulai dari bagaimana para staf saling bekerja sama dan bekerja keras untuk membuat Kota Malang tampil bersih serta indah.

"Saya kalau memberikan arahan, saya datangi ke tiap-tiap wilayah. Jadi anggota kita yang menjadi pramu kebersihan itu sekitar 860 an. Yang lain di administrasi. Jadi kami selalu mendatangi mereka," ujar Wahyu.

Pihaknya menuturkan, salah satu contoh tindak lanjut yang biasa dirinya lakukan yakni ketika terjadi laporan masyarakat terkait pohon lapuk dan harus segera dipotong, pihaknya langsung memaksimalkan koordinasi serta komunikasi dengan para staf di lapangan. Hal itu dilakukan Wahyu agar laporan masyarakat segera ditangani.

"Sehingga saya tetap mengedepankan masyarakat yang terdepan dan alhamdulillaah dengan cara-cara seperti itu, kita seperti keluarga. Kalau ada keluhan-keluhan segera saya tampung dan komunikasikan alhamdulillah mereka bisa semangat lagi," terang Wahyu.

Baca Juga : Baca Selengkapnya


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

cara menyimpan tomat
memilih model baju kerja wanita
harga gabah shio 2025
Cincin anniversary bukan sekadar perhiasan - ia adalah simbol yang menceritakan perjalanan cinta yang telah dilalui bersama. Mari kita dalami bagaimana Tips Memilih Wedding Anniversary Ring yang tepat untuk moment spesial Anda.

cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette