Dam Jebol, Warga 700 KK di Jember Kota Kesulitan Air Bersih
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
A Yahya
11 - Jul - 2022, 08:34
JATIMTIMES – 700 warga dari 3 RT yang ada di Lingkungan Gebang Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, dalam 6 bulan terakhir mengalami kesulitan air bersih. Hal ini setelah Dam Sembah di Kreongan Patrang Jember yang selama ini menjadi tumpuan warga dalam menampung resapan air sumur Jebol diterjang banjir bandang pada awal tahun lalu.
Tisa salah satu warga sekitar, saat ditemui wartawan mengatakan, bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, dirinya bersama warga lainnya tidak pernah mengalami kesulitan air bersih, namun sejak Dam di sungai Jompo yang ada di Kreongan jebol diterjang banjir bandang pada awal tahun, dirinya bersama warga lainnya mulai kesulitan air bersih.
Baca Juga : Viral Video Wanita Lompat dari Tebing Ketinggian 15 Meter, Kini Berakhir di Kursi Roda
“Ya baru tahun ini mas kami kesulitan air bersih, meski masih musim hujan air di sumur kami tidak ada, karena tidak ada resapan, apalagi dam di sungai Jompo yang ada di Kreongan jebol diterjang banjir, jadi gak ada air resapan sama sekali,” ujar Tisa Senin (11/7/2022).
Tisa menambahkan, bahwa kesulitan air bersih yang dirasakan dirinya bersama warga lainnya ia alami sejak bulan Februari 2022. “Ya mulai Februari kami mengalami kesulitan air bersih, saat awal-awal kesulitan air bersih, kami setiap hari mendapat bantuan air dari PDAM setiap hari, namun dalam 3 bulan ini, kadang 2 hari sekali, kadang juga 3 hari sekali, ketika tidak ada bantuan air bersih, kami ya beli air, yang harga per galonnnya 5 ribu, sedangkan sehari kami menghabiskan 4 galon air untuk keperluan memasak dan minum,” ujar Tisa.
Sedangkan untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian, Tisa mengatakan, jika dirinya melakukannya di sungai. “Ya kalau untuk mandi dan mencuci pakaian, kami ke sungai jompo yang ada di samping rumah, ya kadang-kadang kalau pas hujan deras kami manfaatkan untuk menampung air,” jelas Tisa.
Tisa berharap, dam yang jebol di belakang rumahnya bisa segera dibangun kembali, sehingga warga tidak lagi menunggu bantuan ari bersih atau membelinya. “Ya kalau bisa dam segera di perbaiki, kalau tidak diperbaiki, ya kami akan selalu menunggu bantuan, dan ini tidak nyaman pak,” ujar Tisa.
Mendapati kondisi warga yang mengalami kesulitan air bersih, Kapolres Jember bersama Dandim 0824 Jember bergerak dengan mengerahkan bantuan air bersih dengan menggunakan kendaraan AWC (Armoured Water Cannon) atau mobil water canon dan beberapa truk tangki lainnya.
Bahkan pengiriman air bersih dengan kendaraan AWC dikemudikan langsung oleh Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH dengan di dampingi Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Batara C Pangaribuan.
Baca Juga : Petani Sumbermanjing Wetan Ngadu ke Polres Malang, Ada Apa?
“Kami merasa terpanggil untuk membantu warga di Kelurahan Gebang yang sudah 6 bulan kesulitan air bersih, dimana kesulitan warga mendapatkan air bersih ini dikarenakan ada Dam yang jebol, sehingga sumur warga tidak mendapatkan resapan air, apalagi dalam waktu dekat kita juga memasuki musim kemarau, oleh karenanya kami bersama Kodim 0824 Jember bergerak untuk membantu warga,” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo dengan didampingi Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Batara C Pangaribuan.
Kapolres juga menyatakan, bahwa selama ini warga juga sudah mendapatkan bantuan air bersih dari PDAM, namun dengan adanya tambahan armada air bersih dari Polres Jember dan Kodim 0824 Jember, pihaknya bisa melakukan penjadwalan pengiriman air bersih sampai Dam yang jebol dibangun kembali.
“Memang selama ini warga juga sudah mendapatkan air bersih bantuan dari PDAM dan juga BPBD, dan kami hadir untuk membantu juga, dan nantinya pengiriman bisa dijadwal secara bergantian, sehingga bantuan air bersih bisa dilakukan secara terus menerus,” pungkas Kapolres. (*)
