Gandeng Perusahaan Korea, NUJEK Kerja Sama dalam Proyek Konvensi Bahan Bakar Kendaraan Listrik

Editor

Yunan Helmy

23 - Jun - 2022, 12:02

NUJEK berkerja dama dengan DATAM.


JATIMTIMES - NUJEK, sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa layanan transportasi online, bekerja sama dengan DATAM, perusahaan dari Korea penyedia alat konversi bahan bakar motor listrik. Dua perusahaan ini telah menandatangani kontrak untuk melaksanakan proyek clean development mechanism (CDM) United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Jakarta.

Kontrak ini akan dilaksanakan sesuai dengan Metodologi Konversi Bahan Bakar Kendaraan Listrik (AMS lll.C.) yang sudah terdaftar di UNFCCC. Targetnya sekitar 12.500 sepeda motor dari 30.000 sepeda motor milik mitra driver NUJEK akan dipasang perangkat khsusus yang dapat mendaur ulang emisi carbon hasil pembakaran menjadi listrik. Setiap kredit carbon yang dihasilkan akan di kompesasikan menjadi insentif tambahan bagi driver NUJEK.

Baca Juga : Mobil Incar Polres Kediri Kota Catat 4.586 Pelanggar Lalu Lintas, Didominasi Tidak Memakai Helm

CEO DATAM Lee Young-cheol menyampaikan pihaknya memiliki sertifikasi untuk menggunakan sistem CDM secara khusus yang disebut teknologi Regen Powertrain. Ini akan diterapkan dalam proyek  dengan menggunakan teknologi IOT yang dapat mendaur ulang sekitar 25% sampai dengan 50% dari energi bahan bakar menjadi energi listrik.

Tujuan adalah untuk memperpanjang jarak tempuh dan mengurangi konsumsi pengisian baterai hingga 50%. "Target kami dalam proyek ini dapat menghasilakan 1,6 ton kredit karbon per tahun dari setiap kendaraan yang dikonversi," ujarnya.

Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap kebijakan energi nasional yang dapat memberikan dampak pada penghematan 25% hingga 50% dari pengisian listrik semua sepeda motor listrik.

Terpisah CEO NUJEK Gozali menambahkan kreja sama ini bertujuan untuk membantu mitra friver NUJEK dalam mendapat penghasilan tambahan dari insentif credit carbon. Selain itu dapat mengurangi biaya operasional mitra friver NUJEK karena dapat menghemat biaya BBM.

"Selain itu membantu program pemerintah langit biru bebas karbon yang dapat mengurangi pemanasan global akibat berkurangnya emisi gas buang hasil pembakaran kendaraan bermotor. Dan saya berharap proyek ini dapat menjadi perhatian pemerintah Indonesia dan dunia," ujarnya.

Baca Juga : Viral Unggahan TikTok Sapi Positif PMK, Begini Ciri-Cirinya

Sesuai dengan kontrak, awal bulan Juli ini akan dipasang alat CRM pada 365 kendaraan milik mitra driver Nujek (3% dari 12.500 kendaaraan). Dan akan diselesaikan dalam lima tahun.

Proses pemasangan alat CRM akan melibatkan para santri sebagai teknisinya. Proyek ini bagian dari implementasi SDGs (sustainable development goals) perusahaan yang going concernt terhadap lingkungan hidup dengan menciptakan green economy.


Topik

Ekonomi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette