Pasca Lebaran, Bupati Pastikan Perbaikan Jalan Rusak di Tulungagung Akan Dilanjutkan
Reporter
Anang Basso
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
10 - May - 2022, 03:50
JATIMTIMES - Kepastian perbaikan jalan berlubang di Kabupaten Tulungagung yang hampir merata, rupanya akan segera terealisasi. Hal ini ditegaskan Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Senin (9/5/2022) di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Saat ditanyakan, mengapa sebelum lebaran sesuai rencana penambalan jalan akan diselesaikan namun kenyataannya hingga kini masih banyak yang belum dilaksanakan.
Baca Juga : Pamit Ngaji ke Istri, Pria di Tulungagung Digrebek Hingga Lari "Telanjang"
Bupati Maryoto mengatakan, perbaikan jalan saat itu (Ramadan) terkendala masalah cuaca yang ekstrim.
“Rencananya kita perbaiki pada waktu puasa kemarin, namun kondisi cuaca belum memungkinkan. Terutama di sektor timur, masih ada hujan. Kalau memaksakan perbaikan, dikuatirkan malah berumur pendek dan gampang rusak," ucap Maryoto.
Sementara waktu, penutupan lubang jalan menggunakan material pasir dan batu serta paving.
"Itu saja, kalau kena hujan langsung hilang. Makanya belum diaspal, tau sendiri kan musuhnya aspal itu air,” ujarnya.
Paska lebaran, Dinas Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tulungagung akan melanjutkan penambalan yang permanen.
”Nanti habis lebaran ini jika cuaca bagus, Insyaallah perbaikan akan dilanjutkan lebih menyeluruh,” ungkapnya.
Senada dengan yang disampaikan Robinson Nadaek, Plt Kepala Dinas PUPR jika pendanaan perbaikan jalan kabupaten yang ada di desa diusulkan dapat menggunakan dana desa (DD), Bupati Maryoto mengiyakannya.
Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Kota Kediri Mencapai 16,65%
"Saya tegaskan ke para kepala desa, dana desa boleh digunakan untuk memperbaiki jalan milik kabupaten yang ada di desa," imbuhnya.
Syarat penggunaan dana desa itu menurut orang nomor satu di Tulungagung ini juga harus memenuhi aturan dan transparansi anggaran dan pertanggungjawabannya.
"Saya sudah pelajari peraturan Mendagri, tidak ada larangan," jelasnya.
Ia memastikan, anggaran yang diterima pemerintah desa yang besar itu boleh dialokasikan dan digunakan untuk perbaikan jalan.
