Siap Jadi RS Pendidikan, RSUD Soegiri Terima Visitasi Kemenkes
Reporter
M. Nur Ali Zulfikar
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
20 - Apr - 2022, 11:03
JATIMTIMES - RSUD Soegiri Lamongan terus melakukan inovasi guna menjadi RS Pendidikan profesi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Langkah tersebut semakin terang, setelah tim visitasi Kementerian Kesehatan mendatangi rumah sakit milik Pemkab Lamongan yang berada di Jalan Kusuma Bangsa itu, Rabu (20/4/2022).
Baca Juga : SPBU Nakal Ini Disanksi Pertamina karena Layani Pengisian Mobil Panther hingga 466 liter
Rombongan visitasi yang dipimpin dr. Else Mutiara Sihotang disambut langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Direkstur RSUD dr. Soegiri dr. Moh. Chaidir Annas.
Dalam arahannya, dr. Else mengatakan, berdasarkan peraturan UU No. 44 Tahun 2009 dan PP No. 93 Tahun 2015, disebutkan bahwa rumah sakit yang menjadi tempat pembelajaran untuk Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan kedokteran kesehatan lain harus mendapatkan penetapan dari Menteri Kesehatan.
“Visitasi kami ini sebagai proses penetapan RSUD dr. Soegiri ini sebagai RS Pendidikan untuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Karena untuk ditetapkan menjadi rumah sakit pendidikan harus memenuhi standard-standard yang telah ditentukan, nah kami ke sini untuk melihat apakah rumah sakit ini sudah memenuhi standard tersebut,” kata Else.
Else menambahkan, dirinya beserta tim yang bertugas melakukan visitasi tersebut yakin SRUD dr. Soegiri telah memenuhi standard yang telah ditentukan, karena sebelumnya telah dilakukan bimbingan teknis terkait dengan standard yang ditentukan tersebut.
Else berharap, visitasi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, sehingga proses penetapan bisa segera berproses. Namun demikian, kata Else, untuk SK penetapan perlu waktu karena ditandatangani langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
"Kami harapkan proses ini bisa berjalan dengan baik, sehingga RS dr Soegiri ini bisa menjadi tempat proses pembelajaran yang baik untuk adik-adik koas dari Fakultas Kedokteran Muhammadiyah, dan bisa menghasilkan dokter-dokter yang baik dan terutama yang berkualitas," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan pembangunan daerah khusunya di bidang kesehatan.
Baca Juga : Video Kapolrestabes Semarang Tahun 2018 Kembali Viral setelah Heboh Kasus Begal di Lombok
"Kami yakin dengan adanya Visitasi Penetapan Rumah Sakit Pendidikan di RSUD Dr. Soegiri ini akan menjadi sebuah kebangkitan dan dorongan untuk rumah sakit, dalam memberikan pelayanan maupun layanan kesehatan, serta sebagai fungsi pendidikan sendiri," tutur Pak Yes sapaan akrab Bupati Lamongan.
Selain itu, Pak Yes menyatakan, momentum ini dapat memberikan sebuah dorongan untuk terus berusaha memberikan yang terbaik dan memberikan kepuasan prima kepada masyarakat. Pak Yes juga meyakini, RSUD Dr Soegiri mampu mendapatkan, melakukan dan memerankan fungsi-fungsi yang ditetapkan dalam Undang-Undang maupun Peraturan Pemerintah.
RSUD dr. Soegiri telah melakukan kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya sejak 2019 lalu. Guna memenuhi standard sebagai Rumah Sakit Pendidikan, RSUD dr. Soegiri telah melengkapi sarana dan prasarana pendukung program pendidikan, antara lain aula, ruang ilmiah, ruang akills lab, kamar jaga DM, ruang CBT, ruang clinical instructor, ruang komkordik, ruang administrasi, fasilitasi IT, logbook DM dan Dokdiknis.
Selain itu RSUD dr. Soegiri sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi FK Universitas Muhammadiyah Surabaya, juga telah mengadakan kerjasama dengan beberapa rumah sakit satelit jejaring, antara lain RSML, RSMG, RSJ Menur, SR Aisyah Siti Fatimah Sidoarjo dan RSUD dr. Soetomo Surabaya.
