Banggar DPRD Banyuwangi Minta Bupati Mempertahankan Program Lama yang Baik

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

08 - Apr - 2022, 01:46

H M Ali Mahrus, Pimpinan Rapat Banggar yang juga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim Times


JATIMTIMES - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat internal dalam menindaklanjuti pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi tahun 2021 di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi pada Kamis (07/04/2022).

Muhammad Ali Mahrus, Salah Seorang Wakil Ketua DPRD Banyuwangi yang memimpin rapat tersebut menyatakan setelah menerima dokumen maka pihaknya melakukan pengkajian dan pembahasan sebagai bagian dari tugas dewan untuk mengevaluasi kinerja bupati pada tahun 2021.

Baca Juga : Jelang Arus Mudik, Polda Jatim Dorong Forkopimda Kota Malang Lakukan Percepatan Vaksinasi

Menurut H Ali Mahrus, ada beberapa kajian dari peserta rapat terkait program yang tercapai dan apa yang tidak tercapai pada tahun 2021. Pertama terkait dengan pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, indek kepuasan masyarakat dan indek pembangunan manusia (IPM).

“ Dari beberapa indikator empat hal tersebut yang belum tercapai. Kami akan fokus pada faktor penyebab tidak tercapainya 4 indikator pembangunan yang akan ditindak lanjuti dengan rapat antara Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Banyuwangi besok,” jelas H Ali Mahrus.

Selajutnya dia berharap terkait evaluasi kinerja yang akandituangkan dalam rekomendasi LKPJ Tahun 2021tentunya akan menjadi catatan untuk tahun berikutnya agar tidak terulang pada tahun 2022.

“Bagaimana dalam prinsip yang menjadi pegangan kami yaitu mempertahankan program-program lama yang baik  dan mengambil sesuatu yang baru untuk menjadi lebih baik yang muaranya adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuh Politisi PKB tersebut.

Lebih lanjut dia menambahkan indikator kinerja dan keberhasilan sebuah daerah diukur dengan tiga hal, yaitu; kesejahteraan rakyat, pelayanan umum dan daya saing.” Ini yang menjadi tolak ukur kami untuk menganalisa kinerja bupati terkait dengan pencapaian program yang sudah direncanakan,” pungkasnya.

Baca Juga : Dinsos Kota Malang Gelar Fasilitasi Pembinaan LKS dan Penyerahan Sembako

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam  pengelolaan keuangan dan akuntabilitas kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, Kabupaten Banyuwangi sampai tahun 2021 mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-9 kalinya dan penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) A 5 (lima) tahun berturut-turut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyampaikan Nota Pengantar LKPJ Bupati Banyuwangi Akhir Tahun Anggaran 2021 dalam Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi pada Senin (21/03/2022).

 “Kami menyadari bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Banyuwangi. Untuk itu, segenap masukan dari pimpinan dan anggota dewan yang terhormat akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi di masa mendatang,” ujar Bupati Ipuk.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette